<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125928">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN PRINSIP SERTIFIKASI INDONESIAN SUSTAINABLE PALM OIL (ISPO) PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI KABUPATEN ACEH TAMIANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T.M. HILAL RIZKY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi petani kelapa sawit di Kabupaten Aceh Tamiang mengenai sertifikasi ISPO serta mengetahui penerapan prinsip dan kriteria sertifikasi ISPO pada perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini dilaksanakan Kabupaten Aceh Tamiang, tepatnya pada perkebunan kelapa sawit rakyat pada bulan April 2024. sampel penelitian diambil sebanyak 100 petani dengan mesing-masing 50 petani yang telah bersertifikat ISPO dan 50 orang lainnya belum memiliki sertifikat ISPO. Data yang digunakan yaitu data primer dan skunder melalui proses wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani kelapa sawit rakyat yang sudah tersertifikasi ISPO memiliki kategori tinggi. Sedangkan petani yang belum tersertifikasi cenderung memiliki persepsi yang masih sedang. Kemudian penerapan prinsip dan kriteria sertifikasi ISPO oleh petani yang sudah tersertifikasi berada dalam kategori tinggi. Namun, petani yang belum tersertifikasi memiliki kategori penerapan yang rendah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125928</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 18:55:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 09:40:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>