<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125922">
 <titleInfo>
  <title>PENILAIAN SENSORI KOPI ARABIKA VOLCANO GAYO MENGGUNAKAN BERBAGAI ALAT SEDUH MANUAL DENGAN METODE VISEKRITERIJUMSKO KOMPROMISNO RANGIRANJE (VIKOR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sabrina Fadilah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi arabika merupakan salah satu komoditas yang paling populer di dunia karena memiliki cita rasa yang khas. Oleh sebab itu untuk menghasilkan kopi yang nikmat dibutuhkan metode penyeduhan yang tepat. Salah satu metode penyeduhan tersebut yakni metode seduh manual (Manual brewing). Penggunaan berbagai alat seduh dapat mempengaruhi komponen yang terlarut pada kopi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penilaian sensori dari Kopi Arabika Volcano Gayo menggunakan berbagai alat seduh manual dengan metode Visekriterijumsko  Kompromisno Rangiranje (VIKOR).&#13;
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah biji Kopi Arabika Volcano Gayo yang diperoleh dari petani di kabupaten Bener Meriah, Aceh, Indonesia. Biji kopi tersebut telah melalui proses roasting dengan suhu yang digunakan pada proses medium roasting  berkisar antara 210°C hingga 220°C dan digiling dengan tingkat kekasaran yang medium. Sedangkan alat yang digunakan adalah Eva Solo, French Press, Syphon, V60, dan Vietnam Drip. Kriteria cita rasa yang diuji yaitu Aroma,  Flavor, Acidity, Body, Aftertaste, Sweetness, Defect dan Overall. Kedelapan kriteria diuji oleh 9 orang panelis teridentifikasi. Setiap panelis diberikan kuesioner untuk melakukan uji sensori pada setiap seduhan Kopi Arabika Volcano Gayo yang telah diseduh menggunakan berbagai alat seduh manual. Penilaian dari panelis akan dihitung menggunakan metode Visekriterijumsko kompromisno rangiranje (VIKOR).&#13;
Hasil penelitian sensori Kopi Arabika Volcano Gayo menunjukkan bahwa berdasarkan preferensi penerimaan produk oleh panelis teridentifikasi, kriteria  sensori citarasa terbaik terdapat pada tingkat Acidity  (0,148) dan terendah pada Defect (0,069). Hasil perhitungan menggunakan metode VIKOR yang mendapat alternatif terbaik ialah pada alat seduh V60 memperoleh nilai sebesar (0,066) dan Vietnam Drip dengan nilai sebesar (0,315). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kriteria Acidity  menjadi prioritas citarasa Kopi Arabika Volcano Gayo paling penting dan menggunakan alat seduh manual (V60 dan Vietnam Drip) lebih disukai dari alternatif lain dalam kajian penelitian ini. Dengan demikian, alat seduh yang direkomendasikan dalam penelitian ini adalah V60 dan Vietnam Drip, karena mampu menghasilkan skor kualitas sensori yang unggul.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125922</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 17:52:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 11:25:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>