SELECTIVE INFORMATION ACQUISITION IN DISASTER SCENARIOS: A STUDY ON HEALTH INFORMATION BEHAVIOR IN ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

SELECTIVE INFORMATION ACQUISITION IN DISASTER SCENARIOS: A STUDY ON HEALTH INFORMATION BEHAVIOR IN ACEH


Pengarang

MARINI KOTO - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rizanna Rosemary - 197505142008012021 - Dosen Pembimbing I
Nadia Muharman - 198410082014012101 - Dosen Pembimbing II
Novi Susilawati - 198911162019032018 - Penguji
Alfi Rahman - 197712022018041101 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2010102010044

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Aceh adalah provinsi dengan potensi risiko bencana yang tinggi dan rentan terhadap berbagai bencana alam. Adapun masyarakatnya rentan menghadapi kecemasan, ketidakpastian, dan kelebihan informasi selama kejadian bencana sehingga cendrung selektif dalam menerima informasi. Penelitian ini mengeksplorasi fenomena ini, khususnya akuisisi selektif informasi kesehatan di tengah situasi bencana. Fokusnya penelitian ini untuk memahami prioritas individu dalam menerima informasi yang mereka anggap relevan dan berharga dan mengabaikan informasi yang dianggap tidak penting atau tidak dapat diandalkan. Dengan mengatasi kesenjangan yang signifikan dalam literatur yang ada tentang komunikasi kesehatan selama bencana, penelitian ini menekankan peran krusialnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Data dikumpulkan melalui Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) yang melibatkan 30 peserta di tiga daerah rawan bencana di Aceh: Aceh Tengah (longsor), Aceh Utara (banjir), dan Aceh Barat (gempa bumi). Temuan mengungkapkan bahwa informan menjadi pencari informasi yang pasif, dengan selektif mengasimilasi informasi kesehatan yang sesuai dengan keyakinan, nilai-nilai subjektif, dan keadaan emosional mereka yang sudah ada dari sumber-sumber yang dipercaya. Studi ini menawarkan wawasan tentang bagaimana individu mengelola informasi kesehatan dalam situasi krisis dan menyarankan agar para pemangku kepentingan dalam manajemen bencana merancang strategi komunikasi yang ditargetkan untuk secara efektif menyebarkan informasi kesehatan yang penting selama bencana.

Kata Kunci: Komunikasi Kesehatan, Manajemen Bencana, Selektvitas Informasi, Terpaan Selektif

Aceh, a province recognized for its high disaster risk potential, is frequently subjected to various natural calamities. The inhabitants of this region often face anxiety, uncertainty, and an overload of information during such events, necessitating a selective approach to information acquisition. This study explores this phenomenon, specifically the selective acquisition of health information amid disaster scenarios. The focus is on understanding how individuals prioritize information that they perceive as relevant and valuable, while disregarding what is deemed unimportant or unreliable. Addressing a notable gap in existing literature on health communication during disasters, this research emphasizes its critical role in enhancing disaster preparedness. Data were collected through Focus Group Discussions (FGD) involving 30 participants across three hazard-prone areas in Aceh: Central Aceh (landslides), North Aceh (floods), and West Aceh (earthquakes). Findings reveal that participants typically engage in passive information seeking, selectively assimilating health information that conforms to their pre-established subjective beliefs, values, and emotional states from trusted sources. The study offers insights into how individuals manage health information in crisis situations and suggests that stakeholders in disaster management devise targeted communication strategies to effectively disseminate vital health information during disasters. Keywords: disaster management, health communication, information selectivity, selective exposure

Citation



    SERVICES DESK