<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125919">
 <titleInfo>
  <title>SELECTIVE INFORMATION ACQUISITION IN DISASTER SCENARIOS:</title>
  <subTitle>A STUDY ON HEALTH INFORMATION BEHAVIOR IN ACEH</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MARINI KOTO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aceh adalah provinsi dengan potensi risiko bencana yang tinggi dan rentan terhadap berbagai bencana alam. Adapun masyarakatnya rentan menghadapi kecemasan, ketidakpastian, dan kelebihan informasi selama kejadian bencana sehingga cendrung selektif dalam menerima informasi. Penelitian ini mengeksplorasi fenomena ini, khususnya akuisisi selektif informasi kesehatan di tengah situasi bencana. Fokusnya penelitian ini untuk memahami prioritas individu dalam menerima informasi yang mereka anggap relevan dan berharga dan mengabaikan informasi yang dianggap tidak penting atau tidak dapat diandalkan. Dengan mengatasi kesenjangan yang signifikan dalam literatur yang ada tentang komunikasi kesehatan selama bencana, penelitian ini menekankan peran krusialnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Data dikumpulkan melalui Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) yang melibatkan 30 peserta di tiga daerah rawan bencana di Aceh: Aceh Tengah (longsor), Aceh Utara (banjir), dan Aceh Barat (gempa bumi). Temuan mengungkapkan bahwa informan menjadi pencari informasi yang pasif, dengan selektif mengasimilasi informasi kesehatan yang sesuai dengan keyakinan, nilai-nilai subjektif, dan keadaan emosional mereka yang sudah ada dari sumber-sumber yang dipercaya. Studi ini menawarkan wawasan tentang bagaimana individu mengelola informasi kesehatan dalam situasi krisis dan menyarankan agar para pemangku kepentingan dalam manajemen bencana merancang strategi komunikasi yang ditargetkan untuk secara efektif menyebarkan informasi kesehatan yang penting selama bencana.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Komunikasi Kesehatan, Manajemen Bencana, Selektvitas Informasi, Terpaan Selektif&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125919</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 17:25:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 17:28:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>