<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125896">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SUHU DAN LAMANYA PENGERINGAN TERHADAP VIABILITAS BENIH TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Idawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>IDAWATI.   &quot;Pengaruh   Suhu   dan   I.ananya   Pengeringan   terhadap Viabilhas Benih Tomat (Lycapersicum esculentum Mill)&quot;, (dibawah bimbingan Dr. Ir.  Effendi. M. Agric.  Sc. Sebagai  ketua dan Ir.  Hj.  Cut Nur lchsan. MP. Sebagai pembimbing   anggota).   Perlakuan   Suhu   sebagai   suatu   cara   untuk mengurangi   kandungan   air   benih   umum   digunakan.   Namun,   sejauh   mana  perlakuan  suhu dan lamanya pengeringan dapat mempengaruhi  viabilitas benih tomat perlu  diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lamanya  pengeringan,   serta. interaksi   antara   kedua   faktor  tersebut   terhadap viabilitas benih tomat.&#13;
          Penelitian  ini  dilakukan  di  Iaboratorium  llmu  dan  Teknologi  Benih, Fakultas  Pertanian  Unversitas  Syiah  Kuala,  Darussalam,  Banda  Aceh,  yang berlangsung dari Tanggal 21  April sampai dengan tanggal 04 Juni 2007.  Benih tomat  yang  telah  diekstraksi    kemudian  disortasi  dan  dihitung  kadar  air  awal kemudian dikeringkan kembali sesuai perlakuan masing-masing, yaitu pada suhu 33°C, 38°C, dan 43°C   dengan lamanya pengeringan yang berbeda pula yaitu  24 jam, 48 jam, den 72 jam. Selanjutnya benih dikecambahkan di atas kertas merang.&#13;
          Penelitian ini  menggunakan rancangan  faktorial pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti adalah suhu (33°C, 38°C, dan  43°C  )  dan  lamanya  pengeringan  (24  jam.  48  jam,  dan  72  jar).  Hasil&#13;
penelitian menunjukkan bahwa suhu berpengaruh nyata tehadap kadar air benih  dan  berpengaruh  tidak  nyata  terhadap  viabilitas  serta  vigor   benih  tomat.  Suhu 43°C  merupakan  suhu  pengeringan  yang  baik  bila  dibandingkan  dengan  suhu yang lainnya lamanya pengeringan berpengaruh tidak nyata terhadap viabilitas ( potensi  tumbuh  dan   daya  berkecambah)  demikian  pula  terhadap  kecepatan tumbuh,  tetapi  berpengaruh nyata terhadap  keserempakan  tumbuh,  serta waktu yang  dibutuhkan  untuk  mencapai  50%  perkecambahan  dan    kadar  air  benih. Lamanya  pengeringan yang baik untuk menurunkan kadar air benih tomat adalah 72 jam. Tidak terdapat interaksi yang nyata  antara suhu dan lamanya pengeringan tethadap viabilitas potensi tumbuh dan daya berkecambah), kecapatan tumbuh, keserempakan tumbuh   dan  alami   yang   dibutuhkan   untuk   mencapal   50%  perkecanbahan  kecuali  terhadap kadar air benih tomat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125896</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 16:23:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 16:23:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>