<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125857">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ROFI ALKHAIRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	Teknik Pertambangan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu limbah dari industri pertambangan batubara adalah lumpur (sludge). Lumpur dapat diperoleh dari kolam pengendapan (settling pond) atau dari front penambangan dan keluaran crusher. Selain itu, juga terdapat limbah lainnya dari proses pembakaran batubara yakni Fly Ash dan Bottom Ash (FABA). Pada penelitian ini limbah pertambangan tersebut dimanfaatnkan dengan metode solidifikasi dan stabilitasi agar dapat menurunkan mobilitas dan kelarutan pencemaran dalam limbah ke lingkungan. Pada penelitian ini limbah dicampurkan dengan semen sebagai material pengikat dan sirtu dengan komposisi tertentu untuk menghasilkan benda uji mortar berbentuk kubus dengan ukuran 5x5x5 cm. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kuat tekan sampel, konsentrasi logam berat, serta menentukan strategi pengolahan limbah tersebut. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian seperti Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) untuk menguji kontaminasi logam berat dari sampel yang dihasilkan. Berdasarkan hasil uji kuat tekan nilai kuat tekan terbaik didapatkan yaitu sampel 13 (semen 80%, fly ash 20 %, sirtu 100% lumpur settling pond 100 %)  dengan nilai 12,187 kg/m2. Hasil tersebut mendekati standar mutu batako tipe IV dengan nilai 25. Setelah dilakukan perendaman selama 14 hari, dilakukan pengujian kandungan logam Fe dan Mn dengan analisis AAS (Atomic Absorption Spectroscopy). Hasil analisis kandungan logam Fe dan Mn pada larutan dengan pH 5 selama 14 hari didapatkan nilai terendah yaitu sampel  l 3 sebesar 79,16 mg/L dan 5,15 mg/L yang mana memiliki angka di atas nilai baku mutu Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125857</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 15:23:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 11:01:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>