<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125856">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PRESSURE BUILD UP TEST DAN DELIVERABILITY TEST UNTUK MENENTUKAN LAJU ALIR OPTIMUM PADA SUMUR Y RESERVOIR XB PT PEMA GLOBAL ENERGI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ayu Putri Miranda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	Teknik Pertambangan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT Pema Global Energi, sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di sektor hulu minyak dan gas terus berupaya untuk mengoptimalkan produksi. Akan tetapi, upaya untuk mengoptimalkan produksi seringkali dihadapkan pada berbagai tantangan teknis dan operasional seperti adanya kerusakan formasi. Untuk mengatasi tantangan tersebut, salah satu pendekatan yang diambil yaitu melalui pengujian sumur. Pengujian sumur yang umum dilakukan yaitu pressure build-up test dan deliverability test. Tujuan dari pengujian sumur ini ialah untuk mengetahui karakteristik reservoir dan laju produksi pada Sumur Y Reservoir XB. Dalam penelitian ini, pressure build up test dilakukan menggunakan Metode Horner untuk mendapatkan nilai permeabilitas, skin, penurunan tekanan akibat adanya skin, radius of investigation, dan flow efficiency. Sementara itu, deliverability test dilakukan menggunakan Metode Back Pressure Test untuk mendapatkan nilai absolute open flow potential (AOFP), laju alir gas, dan laju alir optimum.  Hasil pengujian pressure build up mengindikasikan bahwa Sumur Y Reservoir XB mengalami kerusakan formasi, ditandai dengan nilai skin yang bernilai positif yaitu 5,45 dan nilai flow efficiency kurang dari satu yaitu 0,61. Penyebab utama dari kerusakan formasi tersebut disebabkan oleh operasi pemboran yang memungkinkan filtrat dari lumpur pemboran masuk ke dalam formasi, serta debris yang terbentuk selama proses perforasi sumur. Hasil uji deliverabilitas memperoleh nilai absolute open flow potential (AOFP) sebesar 1,23 MMSCFD, laju alir gas sebesar 1,2 MMSCFD, dan laju alir optimum sebesar 0,77 MMSCFD yang dianggap sebagai rentang optimal untuk mencapai keseimbangan antara efisiensi produksi dan pemeliharaan kondisi sumur dan reservoir yang baik.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pressure Build-Up Test, Deliverability Test, Laju Alir Optimum</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125856</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 15:23:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 10:59:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>