<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125825">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN SKOR EUROPEAN TREATMENT AND OUTCOME STUDY (EUTOS) LONG-TERM SURVIVAL (ELTS) DENGAN RESPON MOLEKULER MAYOR PADA PENDERITA CHRONIC MYELOID LEUKEMIA YANG MENDAPAT TERAPI NILOTINIB</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Hibban Awriya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pendidkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Leukemia Granulositik Kronik atau Chronic myeloid leukemia (CML) adalah kelainan mieloproliperatif yang disebabkan oleh translokasi kromosom mengkodekan protein breakpoint cluster region/Abelson (Bcr-Abl) dengan aktifitas protein tyrosine kinase (TK). Insidensi penyakit ini semakin meningkat setiap tahunnya. Respons terapi dan deteksi sedini mungkin timbulnya kekambuhan merupakan salah satu strategi dalam penatalaksanaan CML serta memprediksi kekambuhan. Pemeriksaan molekuler termasuk penilaian Respons Molekuler Mayor (RMM) merupakan teknik pemantauan paling sensitif karena mampu mendeteksi tanda-tanda resisten terapi lebih awal, walau pemeriksaan BCR-ABL1 secara kuantitatif untuk penilaian RMM membutuhkan waktu dan biaya yang relatif besar sehingga dibutuhkan alat ukur yang lebih cepat dan murah. EUTOS Long Term Survival (ELTS) adalah salah satu sistem skoring prognosis ELTS yang relatif mudah dan murah. Penelitian analitik potong lintang ini dilakukan di RSUD dr. Zainoel Abidin pada Maret-Juni 2024 yang bertujuan untuk menganalisis hubungan skor ELTS dengan RMM pada penderita CML yang mendapat terapi nilotinib lebih dari 12 bulan. Dari 15 pasien yang diteliti didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan berdasarkan jenis kelamin dengan umur sebagian besar pasien diatas 40 tahun dan durasi penggunaan Nilotinib rata-rata 2,7 tahun, serta ukuran limpa maksimal schuffner 2. Stratifikasi risiko berdasarkan skor ELTS pada penderita CML yang mendapatkan terapi nilotinib di RSUDZA Banda Aceh adalah 7 pasien dengan risiko rendah (46,7%), 5 pasien (33,3%) risiko sedang dan 3 pasien (20,0%) dengan risiko tinggi, dengan pasien yang tercapai RMM berjumlah 3 pasien (20,0%), dimana 12 pasien lainnya (80,0%) dengan status tidak tercapai RMM. Penelitian ini menemukan bahwa tidak terdapat hubungan antara stratifikasi risiko skor ELTS dengan RMM pada pasien CML yang mendapat terapi nilotinb lebih dari 12 bulan di RSUDZA Banda Aceh.&#13;
Kata kunci: chronic myeloid leukemia, nilotinib, respon molekular mayor, ELTS</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125825</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 13:22:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 09:31:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>