<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125803">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BONGGOL NANAS (ANANAS COMOSUS (L.) MERR) TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syahla Mielda Nabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia merupakan negara tropis yang kaya akan sumber daya alam hayati yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan herbal untuk dijadikan obat. Salah satu sumber daya alam yang berpotensi sebagai bahan obat adalah nanas. Namun bagian bonggol nanas belum dimanfaatkan secara optimal, bahkan dianggap sebagai limbah dan dibuang begitu saja. Bonggol nanas memiliki senyawa aktif yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak bonggol nanas dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Jenis penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design. Pengujian ekstrak bonggol nanas dengan konsentrasi 75% dan 90% sebagai antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram. Ekstrak bonggol nanas 90% memiliki daya hambat yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak bonggol nanas 75%. Berdasarkan zona hambat yang dihasilkan menunjukkan bahwa ekstrak bonggol nanas dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak bonggol nanas memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.&#13;
Kata kunci: Aktivitas Antibakteri, Bonggol Nanas, Escherichia coli, Staphylococcus aureus..</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125803</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 12:37:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-22 09:05:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>