Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
“TINDAKAN SOSIAL PADA KEBIASAAN MASYARAKAT GAMPONG MULIA DALAM MELAKSANAKAN MEUGANG”
Pengarang
KHADIJATUL KUBRA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Yuva Ayuning Anjar - 199301082019032020 - Dosen Pembimbing I
Firdaus Mirza Nusuary - 198610162019031009 - Dosen Pembimbing II
Zakaria - 195912311986031029 - Penguji
Dara Fatia, M.Sos - 199510312022032008 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1810101010063
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Meugang merupakan kegiatan yang memiliki makna keagamaan dan sosial yang penting, tradisi yang dilakukan turun-temurun dan memiliki nilai-nilai yang di junjung tinggi dalam budaya Aceh. Meugang merujuk pada tradisi Masyarakat Aceh dalam menyambut bulan Ramadhan dan merayakan lebaran Idul Fitri beserta Idul Adha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan sosial dalam tradisi Meugang yang dilaksanakan sebagai bagian dari kebiasaan dan tradisi keagamaan masyrakat. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode ini menggunakan Teknik pengumpulan data diantaranya observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial oleh Max Weber untuk membahas penelitian ini mengenai kebiasaan masyarakat dalam melaksanakan Meugang. Hasil dari penelitian ini, masyarakat Gampong Mulia melaksanakan Meugang berdasarkan perspektif sosial Max Weber menggunakan tipe Tindakan Rasionalitas yang Berorientasikan Nilai dan Tindakan Tradisional dalam melaksanakan Meugang. Pelaksaan Meugang ini tidak hanya sekedar tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi, tetapi juga sebuah kesempatan untuk memperkuat hubungan antar sesama dan antarbudaya, nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan yang mana kegiatan tersebut merupakan cerminan dari nilai-nilai keagamaan. Sehingga Meugang menjadi tradisi keagamaan bagi masyarakat Aceh
Kata Kunci: Meugang, Tindakan Sosial, Tradisi keagamaan
ABSTACT Meugang is an activity that has important religious and social meaning, a tradition that has been passed down from generation to generation and has values that are highly upheld in Acehnese culture. Meugang refers to the Acehnese tradition of welcoming the month of Ramadan and celebrating Eid al-Fitr and Eid al-Adha. This research aims to determine social actoins in the Meugang tradition which are carried out as part of the community’s religious habist and traditions. The research method uses is qualitative research with a phenomenological approach. This method uses data collection techniques including observation, interviews and documentation. This research uses social action theory by Max Weber to discuss this research regarding people’s habits in carrying out Meugang. The result of this research show that the people of Gampong Mulia carry out Meugang based on Max Weber’s sosial perspective using types of value-oriented Rationality and Trasional Actions in carrying out Meugang. The implementation of Meugang is not only a tradition passed down from generation to generation, but also an opportunity to strengthen relationships between people and between cultures, togetherness and family values, where this activity is a reflection of religious values. So Meugang has become a religious tradition for the people of Aceh. Keywords: Meugang, Social Actoin, Religious Tradition
AKULTURASI DALAM TRADISI MEUGANG (STUDI DESKRIPTIF PADA MASYARAKAT GAMPONG JAWA KECAMATAN KUTA RAJA BANDA ACEH) (Astari Mulyana Putri, 2018)
ANALISIS TINDAKAN SOSIAL ORANG TUA TERHADAP PENETAPAN MAHAR (STUDI DI GAMPONG LADANG TUHA I) (Putri Yani, 2025)
INTERAKSI SOSIAL ANTARA MASYARAKAT PENDATANG DENGAN MASYARAKAT LOKAL DI GAMPONG MEUNASAH MANYANG KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Riza Fahmi, 2016)
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM MEMPERTAHANKAN GAMPONG MULIA SEBAGAI GAMPONG BERSINAR (BERSIH NARKOBA) (Putri Raudhatul Jannah, 2023)
TOLERANSI BERAGAMA PADA MASYARAKAT GAMPONG MULIA KOTA BANDA ACEH (M. NURFITRIANSYAH, 2024)