<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125780">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN LEUKOARAIOSIS DENGAN KELUARAN KLINIS FUNGSIONAL STROKE DAN FUNGSI KOGNITIF PASIEN STROKE ISKEMIK TIPE TROMBOSIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lailatul Fadhila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pendidikan Dokter Spesialis Neurologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Leukoaraiosis adalah kelainan white matter otak yang terlihat&#13;
pada gambaran CT scan kepala dan MRI kepala. Leukoaraiosis berhubungan&#13;
dengan keluaran klinis yang lebih buruk. Volume leukoaraiosis yang lebih besar&#13;
dikaitkan dengan National Institute of Health Stroke Scale (NIHSS) yang lebih&#13;
tinggi saat masuk.&#13;
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan leukaraiosis terhadap keluaran klinis&#13;
fungsional dan fungsi kognitif pasien stroke iskemik tipe trombosis&#13;
Metode: Penelitian analitik obervasional dengan desain potong lintang. Sampel&#13;
penelitian diambil berdasarkan teknik consecutive sampling pada pasien stroke&#13;
iskemik tipe trombosis yang dirawat di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada&#13;
Februari 2024 hingga April 2024. Penilaian keluaran klinis fungsional&#13;
menggunakan NIHSS dan fungsi kognitif dinilai berdasarkan Montreal Cognitive&#13;
Assesment (MoCa-Ina).&#13;
Hasil: Diperoleh total 75 sampel yang memenuhi kriteria penelitian. Penelitian ini&#13;
didominasi oleh pasien dengan leukoaraiosis (50,7%). Derajat keparahan&#13;
leukoaraiosis berhubungan kuat dengan arah negatif terhadap keluaran fungsional&#13;
berdasarkan NIHSS (r= -0,602; p= 0,0001) dan fungsi kognitif berdasarkan&#13;
MoCa-Ina (r= -0,726; p= 0,0001). Nilai titik potong terbaik dari derajat keparahan&#13;
leukoaraiosis dalam memprediksikan keluaran fungsional adalah grade 2&#13;
(sensitivitas 56,5%; spesifisitas 86,5%) dan grade 1 untuk memprediksikan fungsi&#13;
kognitif (sensitivitas 73,1%; spesifisitas 95,7%)&#13;
Diskusi: Pada penelitian ini didapatkan bahwa derajat keparahan leukoaraiosis&#13;
berhubungan dengan keluaran klinis fungsional dan fungsi kognitif pasien stroke&#13;
iskemik tipe trombosis dengan hubungan yang kuat dengan arah negatif. Hal ini&#13;
menunjukkan bahwa semakin tinggi derajat keparahan leukoaraiosis maka semakin&#13;
buruk keluaran klinis fungsional dan fungsi kognitif pasien. Derajat keparahan&#13;
leukoaraiosis merupakan salah satu prediktor yang baik dalam memperkirakan&#13;
keluaran klinis fungsional dan fungsi kognitif pasien.&#13;
Kata Kunci: Leukoaraiosis, Stroke iskemik, NIHSS, Keluaran fungsional, MoCa-&#13;
Ina, Fungsi Kognitif</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125780</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 11:40:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 15:30:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>