<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125774">
 <titleInfo>
  <title>KADAR D-DIMER PLASMA SEBAGAI PREDIKTOR VOLUME INFARK DAN CLINICAL OUTCOME PENDERITA STROKE ISKEMIK AKUT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Fatimah Az Zahara</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Stroke iskemik merupakan penyebab mortalitas kedua tertinggi di Indonesia. Berbagai biomarker telah ditemukan berhubungan dengan stroke iskemik. D-dimer merupakan biomarker yang sering digunakan dalam diagnosis, prediktor perkembangan, stratifikasi risiko, prognosis dan pemantauan terapi penderita stroke iskemik dengan obat antikoagulan dan trombolisis.&#13;
Tujuan: Untuk mengetahui peran D-Dimer sebagai predictor volume infark dan&#13;
clinical outcome&#13;
Metode: Studi korelatif numerik dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian diambil berdasarkan teknik consecutive sampling pada pasien stroke iskemik akut yang dirawat di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada Februari 2024 hingga April 2024. Penilaian clinical outcome menggunakan NIHSS, Barthel Index (BI) dan modified rankin scale (mRS)&#13;
Hasil: Diperoleh total 101 subjek penelitian yang memenuhi kriteria penelitian. Pada penelitian ini diperoleh kadar D-Dimer berhubungan terhadap volume infark (r=0,271; p=0,006), skor NIHSS pada hari pertama rawatan (r=0,312; p=0,001) dan ketujuh rawatan(r=0,243; p=0,014), skor BI (r=-0,340; p=0,0001) dan mRS (r=0,370; p=0,0001). Kadar D-Dimer merupakan prediktor yang baik dalam memprediksikan luaran buruk berdasarkan BI (nilai ambang 535 ng/mL; sensitivitas 57,6%; Spesifisitas 71,4%; area under curve (AUC) 0,685) dan mRS (nilai ambang 505 ng/mL; sensitivitas 62,5%; Spesifisitas 64,4%; AUC 0,677) serta NIHSS derajat sedang-berat pada hari pertama (nilai ambang 435 ng/mL; sensitivitas 65,8%; Spesifisitas 67,9%; AUC 0,727) dan ketujuh rawatan (nilai ambang 520 ng/mL; sensitivitas 56,4%; Spesifisitas 56,5%; AUC 0,628).&#13;
Diskusi: Pada penelitian ini didapatkan bahwa kadar D-Dimer merupakan prediktor yang baik dalam memprediksikan volume infark dan clinical outcome. Mekanisme yang mendasari hubungan antara kadar D-Dimer terhadap clinial outcome diduga berhubungan dengan aktivasi sistem koagulasi dan fibrinolitik yang berlebihan, gangguan rekanalisasi dan peningkatan risiko cedera reperfusi, hiperkoagulabilitas sistemik dan reaksi inflamasi yang mempengaruhi volume infark dan luaran klinis penderita stroke iskemik akut.&#13;
Kata Kunci: Stroke iskemik akut, volume infark, clinical outcome, NIHSS, Barthel Index, mRS.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125774</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 11:33:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 16:07:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>