<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125723">
 <titleInfo>
  <title>ADAPTASI PETANI PADI SAWAH DALAM MENGHADAPI DAMPAK PERUBAHAN IKLIM SERTA HUBUNGANNYA DENGAN PENDAPTAN PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN INDRAPURI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Rifqi Rafif</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agribisnis (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sektor pertanian di Provinsi Aceh merupakan salah satu sektor yang memegang peranan penting dalam perekonomian daerah. Provinsi Aceh merupakan salah satu daerah sentral pengahasil tanaman pangan berupa tanaman padi. Salah satu kecamatan di provinsi Aceh yang memberikan sumbangsih terbesar untuk produksi padi sawah adalah Kecamatan Indrapuri, yaitu mencapai 47.166 ton atau sekitar 15,83 persen dari seluruh produksi padi sawah yang ada di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Namun pada saat ini produksi padi di Kabupaten Aceh Besar terus mengalami fluktuasi. Hal ini disebabkan oleh dampak negatif dari perubahan iklim. Untuk mengatasi hal tersebut petani di Kecamatan Indrapuri melakukan beberapa adaptasi dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap budidaya padi di lahan sawah. Metode yang digunakan untuk menganalisis tingkat adaptasi yang dilakukan petani dan pengaruh  adaptasi  terhadap  pendapatan petani menggunakan pendekatan metode analisis kualitatif dan analisis kuantitatif berupa uji korelasi pearson. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu sekitar 43% dari total responden petani telah menerapkan adaptasi dengan kategori penerapan tinggi, sedangkan sekitar 34% responden petani menerapkan adaptasi ketegori sedang, dan 23% dari total responden petani melakukan penerapan adaptasi kategori rendah. Secara keseluruhan adaptasi yang dilakukan petani memiliki hubungan atau berkorelasi dengan pendapatan usahatani padi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125723</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 02:41:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 11:17:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>