KEANEKARAGAMAN BIVALVIA PADA KAWASAN EKOWISATA MANGROVE DI GAMPONG BARO KECAMATAN SETIA BAKTI KABUPATEN ACEH JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEANEKARAGAMAN BIVALVIA PADA KAWASAN EKOWISATA MANGROVE DI GAMPONG BARO KECAMATAN SETIA BAKTI KABUPATEN ACEH JAYA


Pengarang

MHD. Zamri - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Maria Ulfah - 198611202014012101 - Dosen Pembimbing I
Sayyid Afdhal El Rahimi - 198009282006041002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2011101010054

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

594.4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bivalvia merupakan kelas dari Filum Mollusca yang memiliki cangkang berbentuk dua bagian yang bisa dibuka tutup untuk melindungi tubuh mereka, contohnya kerang atau tiram. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis keanekaragaman bivalvia dan faktor ekologis yang meliputi faktor biotik dan abiotik, melalui pendekatan keanekaragaman bivalvia, kepadatan bivalvia, keseragaman bivalvia dan dominansi bivalvia dengan parameter fisika dan kimia serta substrat di kawasan ekowisata mangrove Aceh Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Purposive Sampling dalam penentuan stasiun dan metode random dalam pengambilan sampel. Hasil penelitian pada tiga stasiun di kawasan ekowisata mangrove Gampong Baro Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya, ditemukan 2 spesies bivalvia yaitu: Anadara granosa dan Polymesoda bengalensis. Indeks kepadatan Bivalvia berkisar antara 6,6-8,3. Nilai keanekaragaman (H’) Bivalvia pada Stasiun I 0,29, Stasiun II 0,14 dan Stasiun III 0,28. Nilai keseragaman (E) pada Stasiun I 0,98, Stasiun II 0,46 dan Stasiun III 0,94. Nilai dominansi (C) pada Stasiun I 0,50, Stasiun II 0,82 dan Stasiun III 0,53. Faktor fisika-kimia lingkungan perairan tergolong normal dan menunjang kehidupan bivalvia di ekowisata mangrove Aceh Jaya. Kondisi substrat yang bertekstur pasir juga sangat berpengaruh terhadap kehidupan bivalvia.

Kata Kunci: Bivalvia, Kepadatan, Keanekaragaman, Keseragaman, Dominansi

Bivalves are a class of the Mollusca phylum that has a two-part shell that can be opened and closed to protect their bodies, such as clams or oysters. The purpose of this study was to analyse bivalve diversity and ecological factors including biotic and abiotic factors, through the approach of bivalve diversity, bivalve density, bivalve uniformity and bivalve dominance with physical and chemical parameters and substrate in Aceh Jaya mangrove ecotourism area. The method used in this research is Purposive Sampling method in determining the station and random method in sampling. The results of research at three stations in the mangrove ecotourism area of Gampong Baro, Setia Bakti District, Aceh Jaya Regency, found 2 species of bivalves, namely: Anadara granosa and Polymesoda bengalensis. Bivalve density index ranged from 6.6-8.3. Bivalve diversity value (H') at Station I was 0.29, Station II was 0.14 and Station III was 0.28. Uniformity value (E) at Station I 0.98, Station II 0.46 and Station III 0.94. Dominance value (C) at Station I 0.50, Station II 0.82 and Station III 0.53. Physico-chemical factors of the aquatic environment are normal and support the life of bivalves in Aceh Jaya mangrove ecotourism. The condition of the sand-textured substrate is also very influential on the life of bivalves. Keywords: Bivalve, Density, Diversity, Uniformity, Dominance

Citation



    SERVICES DESK