<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125692">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KAPASITAS FISKAL DAERAH, PENGELUARAN PEMERINTAH, DAN INFLASI TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Said Fachrizal Sasra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Meskipun masih di bawah rata-rata Indeks Pembangunan Manusia global, Indeks Pembangunan Manusia Indonesia meningkat setiap tahunnya. IPM provinsi di Indonesia juga meningkat, selain itu, kapasitas fiskal, pengeluaran pemerintah, dan inflasi selalu berubah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kapasitas fiskal daerah, pengeluaran pemerintah, dan inflasi terhadap Indeks Pembangunan Manusia Indonesia dilihat dalam jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian ini menggunakan data panel yang diperoleh dari Kementerian Keuangan dan Badan Pusat Statistik, dengan fokus pada 33 Provinsi di Indonesia dengan metode panel ARDL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kapasitas fiskal memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia secara positif pada jangka pendek, tetapi tidak berpengaruh pada jangka panjang. Variabel pengeluaran pemerintah tidak memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia pada jangka pendek, tetapi berpengaruh positif pada jangka panjang. Sebaliknya, variabel inflasi memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia secara negatif pada jangka pendek, tetapi berpengaruh positif pada jangka panjang. Untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia, pemerintah Indonesia harus melakukan kebijakan yang lebih intensif. Memanfaatkan ruang fiskal dengan anggaran yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, peningkatan ekonomi, dan menjaga stabilitas inflasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai indikator perhitungan IPM. &#13;
&#13;
Kata Kunci:	Kapasitas Fiskal Daerah, Pengeluaran Pemerintah, Inflasi dan Pembangunan Manusia.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125692</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 21:03:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 14:40:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>