ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN POLARESISTENSI TERHADAP LUARAN PENGOBATAN PASIEN TUBERKULOSIS RESISTEN OBAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.ZAINOEL ABIDIN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN POLARESISTENSI TERHADAP LUARAN PENGOBATAN PASIEN TUBERKULOSIS RESISTEN OBAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.ZAINOEL ABIDIN


Pengarang

Yasser Yuwandar Siregar - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ferry Dwi Kurniawan - 198012082014041001 - Dosen Pembimbing I
Dewi Behtri Yanifitri - 197707092011032001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1907601040002

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi / PDDIKTI : 11709

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas kedokteran - Program studi pendidikan spesialis-i pulmonologi dan kedokteran respirasi., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu dari 10 penyebab
kematian teratas secara global dan penyebab utama kematian dari agen infeksi
tunggal. Tuberkulosis yang resistan terhadap obat (TB RO) merupakan ancaman
lain terhadap pengendalian TB global. Pola resistensi TB RO secara global masih
belum diketahui dengan baik dan hanya sedikit informasi yang tersedia terkait
jenis TB RO di negara dengan prevalensi TB/HIV yang tinggi. Data tentang pola
resistensi dan luaran pengobatan TB RO di Aceh masih belum dilaporkan.
Metode: Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara karakteristik
pasien dan pola resistensi dengan luaran pengobatan pasien TB RO. Penelitian ini
merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan potong lintang
dengan sampel yang dikumpulkan secara total sampling. Seluruh variabel
diperiksa berdasarkan catatatan rekam medik di poliklinik TB MDR Rumah Sakit
Umum Daerah dr. Zainoel Abidin. Dilakukan analisis bivariat dan multivariat
untuk mengetahui faktor apa saja yang paling mempengaruhi luaran pengobatan
pasien TB RO.
Hasil: Dari 189 sampel yang didapatkan, 84 pasien (44,4%) memiliki luaran
pengobatan yang sukses dan 33 pasien (17,5%) memiliki setidaknya satu
komorbiditas. Karakteristik umum pasien TB RO adalah laki-laki, berusia >45
tahun, dan underweight. Pola resistensi yang paling umum ditemukan adalah
resistensi rifampisin (71,4%). Berdasarkan karakteristik pasien, usia dan status
gizi memiliki hubungan yang signifikan dengan luaran pengobatan TB RO.
Sedangkan berdasarkan pola resistensi, resistensi isoniazid dosis tinggi,
streptomisin, dan kanamisin memiliki hubungan yang signifikan dengan luaran
pengobatan TB RO. Analisis multivariat menunjukkan status gizi merupakan
faktor yang paling berpengaruh terhadap luaran pengobatan TB RO yang tidak
sukses dengan odds ratio (OR) 2,076 (CI95% 1,155-3,729).
Kesimpulan: Usia, status gizi, resistensi isoniazid dosis tinggi, resistensi
streptomisin, dan resistensi kanamisin merupakan faktor yang berhubungan
dengan luaran pengobatan pasien TB RO.
Kata Kunci: Tuberkulosis resisten obat, luaran pengobatan, karakteristik pasien,
pola resistensi

Background: Tuberculosis (TB) is one of the top 10 causes of death globally and the main cause of death from a single infectious agent. Drug-resistant tuberculosis (TB RO) is another threat to global TB control. Global RO TB resistance patterns are still not well understood and little information is available regarding RO TB types in countries with high TB/HIV prevalence. Data on resistance patterns and outcomes of TB RO treatment in Aceh have not yet been reported. Methods: This study aims to assess the relationship between patient characteristics and resistance patterns and treatment outcomes for RO TB patients. This research is an analytical observational study with a cross-sectional design with samples collected using total sampling. All variables were examined based on medical records at the MDR TB polyclinic, Dr. Regional General Hospital. Zainoel Abidin. Bivariate and multivariate analyzes were carried out to find out what factors most influence the treatment outcomes of RO TB patients. Results: Of the 189 samples obtained, 84 patients (44.4%) had successful treatment outcomes and 33 patients (17.5%) had at least one comorbidity. The general characteristics of TB RO patients are male, aged >45 years, and underweight. The most common resistance pattern found was rifampicin resistance (71.4%). Based on patient characteristics, age and nutritional status have a significant relationship with TB RO treatment outcomes. Meanwhile, based on resistance patterns, resistance to high doses of isoniazid, streptomycin and kanamycin had a significant relationship with the outcome of RO TB treatment. Multivariate analysis showed that nutritional status was the most influential factor in the outcome of unsuccessful RO TB treatment with an odds ratio (OR) of 2.076 (CI95% 1.155-3.729). Conclusion: Age, nutritional status, high dose isoniazid resistance, streptomycin resistance, and kanamycin resistance are factors associated with treatment outcomes in RO TB patients. Keywords: Drug-resistant tuberculosis, treatment outcomes, patient characteristics, resistance patterns

Citation



    SERVICES DESK