<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125627">
 <titleInfo>
  <title>AN ANALYSIS OF NOUN PHRASE DEVELOPMENT IN LEARNER’S WRITING OF ENGLISH AS A SECOND LANGUAGE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WISTA SUROYYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perkembangan struktur morfologi pembelajar, khususnya meneliti penggunaan penandaan jamak -s pada kata benda dalam berbagai konteks, termasuk yang memiliki quantifier dan cardinal numerals, dalam kerangka Teori Kemampuan Proses (Processability Theory/PT). Data dari penelitian ini berupa korpus pelajar longitudinal, yaitu esai tulisan tangan yang ditulis oleh mahasiswa tahun pertama di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2018. Data longitudinal terdiri dari tiga titik waktu selama satu semester akademik. Data dianalisis dengan menggunakan alat anotasi, CorpusTool. Berdasarkan data tersebut, analisis distribusi dilakukan untuk mengetahui frekuensi dari masing-masing struktur morfologi yang diteliti. Kemudian hasil analisis distribusi dianalisis lebih lanjut dengan menggunakan penskalaan implikasional sesuai dengan kriteria kemunculan untuk mengetahui titik-titik pemerolehan ketiga bentuk morfologi yang diteliti. Temuan dari penelitian longitudinal ini menunjukkan bahwa perkembangan penandaan jamak dalam tiga konteks struktural yang berbeda tampaknya mengikuti tahapan yang diprediksi oleh Teori Kemampuan Proses. Selain itu, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa prediksi PT mengenai tiga struktur morfologi diikuti dalam produksi bahasa tertulis, khususnya dalam bahasa Inggris L2, yang menunjukkan bahwa PT memiliki kapasitas untuk menjelaskan pemerolehan morfologi dalam produksi bahasa tertulis, dan juga bahasa lisan.&#13;
Kata kunci: Korpus, Bahasa Inggris L2, Teori Pemerolehan, Pemerolehan Bahasa Kedua.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125627</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 16:07:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 16:10:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>