<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125620">
 <titleInfo>
  <title>KEANEKARAGAMAN DAN ANALISIS MORFOMETRIK-MERISTIK IKAN HIAS DI HULU DAS PEUSANGAN, KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hulka Agusma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Budidaya Perairan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perairan umum daratan di Aceh memiliki keanekaragaman ikan yang sangat tinggi dan berpotensi untuk dibudidayakan sebagai ikan konsumsi dan ikan hias. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman jenis ikan yang memiliki potensi ikan hias, dan mengetahui karakter morfometrik meristik ikan hias di Hulu DAS Peusangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2023. Pengambilan sampel ikan dan kualitas air dilakukan di Desa Pendere Saril, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. Penentuan lokasi titik sampling ditentukan dengan menggunakan metode survei serta pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode acak sederhana. Sampel yang didapatkan diidentifikasi lebih lanjut di Laboratorium Genetika dan Biodiversitas Akuatik, Universitas Syiah Kuala. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan. Sebanyak 165 individu yang terdiri dari 5 famili, 4 ordo dan 6 spesies ikan berhasil dikumpulkan selama penelitian.  Spesies ikan yang paling banyak dijumpai berasal dari famili poeciliidae yaitu ikan Xiphophorus helleri dengan jumlah 58 individu, sementara Pterygoplichthys pardalis merupakan jenis ikan yang paling sedikit ditemukan. Indeks keanekaragaman yang didapatkan berkategori sedang, dengan indeks keseragaman tinggi, dan dominansi rendah. Dari enam spesies ikan berhasil ditemukan selama penelitian, empat spesies ikan yang merupakan ikan introduksi (Xiphophorus helleri, Poecilia reticulata, Aplocheilus panchax, dan Pterygoplichthys pardalis), sedangkan 2 spesies ikan lainnya yaitu Trichopsis vittata dan Rasbora argyrotaenia merupakan ikan asli perairan Indonesia. Kehadiran ikan introduksi di perairan dapat mengancam populasi ikan asli atau endemik yang ada di DAS Peusangan tersebut. Sehingga perlu adanya pengembangan ikan asli yang ada di perairan tersebut dan penanganan ikan introduksi agar tidak membahayakan ikan asli.  &#13;
&#13;
Kata kunci: DAS Peusangan, keanekaragaman, konservasi, morfometrik, meristik. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125620</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 15:54:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-19 09:49:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>