<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125581">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMASI PROSES MINUMAN BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L.)MENGGUNAKAN METODE RESPONSE SURFACE METHODOLOGY DAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DARA AULIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini menggunakan Response Surface Methodology (RSM). Dalam penelitian ini terdiri dari tiga faktor yaitu suhu pengeringan (X1), waktu pengeringan (X2), dan perbandingan telang dan madu (X3). Analisis sifat fisikokimia minuman bunga telang yang dilakukan meliputi vitamin C, antioksidan, dan pengukuran warna menggunakan color analysis. Uji sensori dilakukan dengan uji hedonik meliputi parameter warna, aroma, rasa, dan keseluruhan. Data hasil uji sensori diolah menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Hasil analisis fisikokimia menggunakan RSM diperoleh dari penelitian ini menyatakan bahwa faktor X1, X2, dan X3 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap antioksidan dan warna hue dengan nilai p-value (0.05). Formula optimal diperoleh pada suhu pengeringan (X1) sebesar 59,410oC, dengan waktu pengeringan (X2) sebesar 233,080 menit, dan perbandingan telang dan madu (X3) sebesar 2,388 dengan vitamin C 37,761 mg/100g dan antioksidan 96,834 ppm. Warna chroma yang diperoleh pada formula optimal sebesar 29,301 dan warna hue 165,768. Hasil uji sensori menggunakan metode SAW berdasarkan tingkat preferensi alternatif perlakuan terhadap kualitas uji sensori warna, aroma, rasa dan keseluruhan diperoleh hasil akhir untuk tiap perlakuan dengan ranking pertama pada alternatif P11 dengan suhu pengeringan 55, waktu pengeringan 240 menit, dan perbandingan telang dan madu 3 (94% : 6%). Hasil hedonik pada P11 didapatkan parameter warna dengan nilai 4 (netral), aroma dan rasa dengan nilai 6 (suka), serta penerimaan keseluruhan dengan nilai 5 (agak suka).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125581</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 12:37:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 15:58:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>