<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125578">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI NANO SPRAY KITOSAN DAN EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA LAM.) TERHADAP KESEMBUHAN ULKUS TRAUMATIK PADA KELINCI (ORYCTOLAGUS CUNICULUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANNISA FATUL AZMA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ulkus traumatik merupakan salah satu penyakit pada rongga mulut yang disebabkan oleh trauma. Ulkus didefinisikan sebagai hilangnya epitel yang menimbulkan rasa sakit. Kitosan merupakan polimer alami yang berpotensi dalam penyembuhan luka karena memiliki keunggulan seperti biokompatibilitas, biodegradabilitas, antibakteri, antiinflamasi sehingga banyak dimanfaatkan menjadi bahan obat. Daun kelor mengandung saponin, flavonoid, alkaloid, dan terpenoid yang berfungsi untuk meningkatkan antioksidan, antibateri, antiinflamasi, dan antitrombotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi nano spray kitosan dan ekstrak daun kelor (Moringa oleifera lam.) terhadap kesembuhan ulkus traumatik pada kelinci (Oryctolagus cuniculus). Pembuatan ulkus traumatik dengan memberikan trauma termal menggunakan burnisher pada mukosa bukal kelinci. Pemberian nano spray kitosan dan ekstrak daun kelor diberikan pada ulkus setiap sore selama 7 hari. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental laboratoris yang dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu kelompok kontrol positif (Aloclair plus spray), kontrol negatif (akuades), perlakuan 1 (nano spray kitosan), perlakuan 2 (nano spray kitosan + ekstrak daun kelor 10%), perlakuan 3 (nano spray kitosan + ekstrak daun kelor 20%), dan perlakuan 4 (nano spray kitosan + ekstrak daun kelor 30%). Hasil analisis data menggunakan One Way Anova menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna terhadap penyembuhan ulkus traumatik secara klinis dan jumlah fibroblas, namun terdapat perbedaan yang bermakna terhadap epitelisasi. Hasil analisis Kruskal-Wallis menunjukan adanya perbedaan bermakna terhadap jumlah makrofag dan neutrofil. Sehingga disimpulkan bahwa aplikasi nano spray kitosan dan ekstrak daun kelor berpengaruh terhadap kesembuhan ulkus yang ditandai dengan penurunan luas ulkus, jumlah neutrofil, makrofag, dan meningkatkan fibroblas serta epitelisasi, namun tidak terdapat perbedaan yang bermakna.&#13;
Kata kunci: Nano spray kitosan, Moringa oleifera Lam., ulkus traumatik, neutrofil, makrofag, fibroblas, epitelisasi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125578</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 12:30:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 15:55:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>