EVALUASI SIFAT KIMIA TANAH DAN KETERSEDIAAN UNSUR HARA N, P, K PADA LAHAN PERKEBUNAN JERUK DI KECAMATAN PADANG TIJI KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EVALUASI SIFAT KIMIA TANAH DAN KETERSEDIAAN UNSUR HARA N, P, K PADA LAHAN PERKEBUNAN JERUK DI KECAMATAN PADANG TIJI KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Dwi Rahma Syahfitri - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sufardi - 196211171987021001 - Dosen Pembimbing I
Munawar Khalil - 196010061986021002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2005108010039

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas pertanian Ilmu Tanah., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanaman jeruk (Citrus Sp.) merupakan jenis tanaman buah yang sangat penting sebagai salah satu tanaman hortikultura. Buah jeruk sangat bermanfaat magi Kesehatan manusia karena selain tinggi akan vitamin C, juga dapat dimakan secara langsung dalam bentuk buah segar maupun sebagai makanan olahan. Untuk tumbuh dan berproduksi baik, tanaman jeruk membutuhkan beberapa persyaratan iklim dan kualitas tanah yang sesuai. Kualitas kimia tanah dan status unsur hara merupakan indikator yang baik dalam menentukan kesesuaian tanah untuk tanaman jeruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa sifat kimia tanah dan status unsur hara makro N, P, dan K pada lahan pengembangan jeruk di Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan metode survei yang terdiri dari empat tahap yaitu pra survei, survei utama, analisis laboratorium dan pengelolaan data. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan metode soil random sampling pada lokasi yang telah dan akan dikembangkan untuk tanaman jeruk. Sampel tanah di ambil pada 5 (lima) titik dan pada setiap titik di ambil 5 sub sampel tanah yang kemudian dijadikan sebagai satu sampel komposit untuk dianalisis di laboratorium. Pengambilan sampel tanah dilakukan menggunakan bor tanah pada kedalaman 0-20 cm dan 21-40 cm. Sifat kimia yang dianalisis adalah pH tanah dan kandungan C organik (metode Walkley & Black), sedangkan status unsur hara makro yang dianalisis unsur N (metode Kjeldahl), P tersedia (metode Bray II), K dapat ditukar (K tersedia) metode ekstraksi 1N NH4OAc pH 7, dan kandungan P2O5 dan K2O ekstraksi dengan HCl 25%. Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa karakteristik kimia tanah di lokasi studi dinilai cukup sesuai dengan persyaratan kualitas tanah untuk tanaman jeruk, namun terdapat beberapa lokasi yang bermasalah dengan kandungan status hara N, P, dan K. Reaksi tanah (pH H2O) pada lokasi studi berkisar antara 6,24 – 8,05 (agak masam hingga agak alkalis, C-organik berkisar antara 0,53-1,44% (sangat rendah hingga rendah), sedangkan N-total berkisar 0,10%-0,19%, (rendah), P-tersedia berkisar 10–150,45 mg/kg-1, (rendah hingga sangat tinggi), K-dd berkisar antara 0,27–1,15 cmol kg-1, (rendah hingga sangat tinggi), P-total berkisar 30–420 mg 100g-1 (sedang hingga sangat tinggi), dan K2O berkisar antara 40–250 mg 100g-1 (tinggi hingga sangat tinggi). Untuk meningkatkan produksi buah jeruk maka diperlukan pengelolaan tanah yang baik yaitu dengan memberikan pupuk N, P, dan K serta bahan organik.

Citrus plants (Citrus Sp.) are a type of fruit plant that is very important as one of the horticultural crops. Citrus fruits are very beneficial to human health because in addition to being high in vitamin C, they can also be eaten directly in the form of fresh fruit or as processed foods. In order to grow and produce well, citrus plants need some suitable climate and soil quality requirements. Soil chemical quality and nutrient status are good indicators in determining soil suitability for citrus crops. This study aims to determine some soil chemical properties and the status of macro nutrients N, P, and K on citrus development land in Padang Tiji District, Pidie Regency, Aceh Province. The method used in this study is a descriptive method using a survey method consisting of four stages, namely pre-survey, main survey, laboratory analysis and data management. Soil sampling is done by soil random sampling method at locations that have been and will be developed for citrus crops. Soil samples were taken at 5 (five) points and at each point 5 soil sub-samples were taken which were then used as one composite sample for laboratory analysis. Soil sampling was carried out using a soil drill at a depth of 0-20 cm and 21-40 cm. The chemical properties analyzed were soil pH and organic C content (Walkley & Black method), while the macro nutrient status analyzed were N (Kjeldahl method), available P (Bray II method), exchangeable K (available K) extraction method 1N NH4OAc pH 7, and P2O5 and K2O content extraction with 25% HCl. The results of the laboratory analysis showed that the chemical characteristics of the soil in the study sites were considered quite in accordance with the requirements of soil quality for citrus crops, but there were several locations that had problems with the content of N, P, and K nutrient status. Soil reaction (pH H2O) at the study sites ranged from 6.24 - 8.05 (slightly acidic to slightly alkaline, C-organic ranged from 0.53-1.44% (very low to low), while N-total ranged from 0.10%-0.19%, (low), P-available ranged from 10-150, 45 mg/kg-1, (low to very high), K-dd ranged from 0.27-1.15 cmol kg-1, (low to very high), P-total ranged from 30-420 mg 100g-1 (medium to very high), and K2O ranged from 40-250 mg 100g-1 (high to very high). To increase citrus fruit production, good soil management is needed, namely by applying N, P, and K fertilizers and organic materials.

Citation



    SERVICES DESK