<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125540">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERBEDAAN KRIOPROTEKTAN EKSTRASELULER TERHADAP KUALITAS SPERMA IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) PASCA KRIOPRESERVASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dwi Anggita Putri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan Nila (Oreochromis niloticus) adalah ikan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi oleh masyarakat luas sebagai ikan konsumsi yang mengandung gizi tinggi dagingnya tebal dan gurih sehingga digemari masyarakat. Salah satu masalah yang terjadi pada ikan nila yaitu tidak sinkronnya kematangan gonad antara jantan dan betina dan benih yang dihasilkan berkualitas rendah, salah satu upaya untuk mendapatkan hasil benih yang bermutu yaitu dengan memilih induk yang berkualitas bagus. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan krioprotektan ekstraseluler terbaik untuk sperma ikan nila dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan 4 ulangan yaitu P1 (glukosa), P2 (madu), P3 (kuning telur), P4 (sari kurma), dan P5 (susu skim) dengan konsentrasi 5%. Sperma dibekukan dalam nitrogen cair selama 10 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan krioprotektan ekstraseluler berpengaruh nyata terhadap nilai motilitas, viabilitas, abnormalitas dan fertilisasi (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125540</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 11:00:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 15:01:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>