DNA BARCODING IKAN FAMILI CARANGIDAE DI PERAIRAN ACEH SINGKIL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DNA BARCODING IKAN FAMILI CARANGIDAE DI PERAIRAN ACEH SINGKIL


Pengarang

NISSA AULIA PUTRI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nur Fadli - 198011292003121001 - Dosen Pembimbing I
Khairunnisa - 199209232022032013 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2011101010058

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Aceh Singkil memiliki potensi besar dalam sektor perikanan dan kelautan. Hal ini ditunjukan dari meningkatnya produksi perikanan tangkap di Aceh Singkil disetiap tahun. Ikan Famili merupakan salah satu kelompok yang memiliki nilai ekonomis tinggi di Aceh Singkil. Penelitian terkait genetik ikan famili Carangidae masih sangat terbatas terutama di perairan di Aceh Singkil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi spesies famili Carangidae dari perairan Aceh Singkil menggunakan Cytochrome Oxidase Subunit I (COI) disebut juga DNA Barcoding. Penelitian ini dilakukan dari Desember 2023 hingga Juni 2024. Pengambilan sampel dilakukan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Aceh Singkil. Metode yang digunakan untuk ekstraksi DNA pada penelitian ini yaitu metode C-TAB yang telah dimodifikasi. Total hasil dari penelitian ini sebanyak 31 sekuen dengan panjang 639 base pairs (bp). Sebanyak 8 spesies ikan famili Carangidae yang berhasil diidentifikasi yaitu Carangoides hedlandensis, Carangoides oblongus, Caranx ignobilis, Caranx papuensis, Caranx melampygus, Caranx sexfasciatus, Caranx heberi, Sycris indica. Rata-rata jarak yang didapat berdasarkan Kimura-2-parameter adalah 0,0010. Analisis jarak genetik dan pohon filogenetik menunjukkan jarak genetik paling dekat yaitu spesies Caranx papuensis dan Caranx melampygus (2,1%). Jarak terjauh terdapat pada Carangoides hedlandensis dan Caranx papuensis dengan nilai 15,54%. Semua spesies yang diidentifikasi berada status konservasi Least Concern (LC). Hanya pada spesies Caranx sexfasciatus yang mengalami penurunan tren populasi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi terkait pengelolaan sumberdaya ikan famili Carangidae di perairan Aceh Singkil.

Kata kunci : Carangidae, Genetik, Status konservasi, Spesies, DNA Barcoding

Aceh Singkil has great potential in the fisheries and marine sector. This is demonstrated by the increasing production of capture fisheries in Aceh Singkil every year. Fish of the Carangidae family are one of the groups of fish that have high economic value in Aceh Singkil. Research on the genetics of fish in the Carangidae family is still very limited, especially in the waters of Aceh Singkil. The purpose of this study is to identify species of the Carangidae family from the waters of Aceh Singkil using Cytochrome Oxidase Subunit I (COI), also known as DNA Barcoding. This research was conducted from December 2023 to June 2024. Sample collection was carried out at the Fish Landing Site (TPI) in Aceh Singkil. The method used for DNA extraction in this study was a modified C-TAB method. The total results of this study were 31 sequences with a length of 639 base pairs (bp). Eight species of fish from the Carangidae family were successfully identified, namely Carangoides hedlandensis, Carangoides oblongus, Caranx ignobilis, Caranx papuensis, Caranx melampygus, Caranx sexfasciatus, Caranx heberi, and Sycris indica. The average distance obtained based on the Kimura-2-parameter was 0.0010. Genetic distance analysis and phylogenetic tree showed the closest genetic distance was between the species Caranx papuensis and Caranx melampygus (2.1%). The furthest distance was between Carangoides hedlandensis and Caranx papuensis with a value of 15.54%. All identified species are in the conservation status of Least Concern (LC). Only the species Caranx sexfasciatus showed a declining population trend. The results of this study can serve as information related to the management of Carangidae fish resources in the waters of Aceh Singkil Keywords : Carangidae, Genetics, Conservation status, Species, DNA Barcoding

Citation



    SERVICES DESK