<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125506">
 <titleInfo>
  <title>SURVEI PEMANFAATAN DAN FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI KESEHATAN HEWAN NASIONAL DI WILAYAH KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DIMAS RIANSYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia merupakan salah satu negara yang menghadapi risiko penyebaran penyakit emerging dan re-emerging dan berpotensi zoonosis. Untuk mengantisipasi ancaman tersebut sangat diperlukan ketersediaan sistem surveilans yang menghubungkan kesehatan hewan dengan kesehatan manusia melalui sistem informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pemahaman, kepuasan dan kendala dalam penggunaan sistem informasi kesehatan hewan di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross-sectional, sampel yang digunakan sebanyak 20 pegawai yang bertugas di 5 Puskeswan di Kabupaten Aceh Besar yaitu Puskeswan Kuta Baro, Puskeswan Kajhu, Puskeswan Blang Bintang, Puskeswan Lhoong dan Puskeswan Seulimum. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebagain besar 85% responden memiliki tingkat pemahaman tergolong baik terhadap penggunaan sistem informasi kesehatan hewan, Sedangkan sebanyak 15% responden memiliki pemahaman kurang baik. Selanjutnya hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasaan sebanyak 75% responden tergolong baik terhadap penggunaan sistem informasi kesehatan hewan dan sebanyak 25%  responden sangat tidak puas. Selanjutnya hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 45% responden menyatakan tidak ada kendala terhadap penggunaan sistem informasi kesehatan hewan, Sementara itu sejumlah 55% responden menyebutkan menemukan kendala. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman dan kepuasan terhadap penggunaan aplikasi sistem informasi kesehatan hewan di wilayah Kabupaten Aceh Besar tergolong baik begitupun sebagian  penggunaan masih menemukan kendala.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125506</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 09:05:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 11:57:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>