<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125447">
 <titleInfo>
  <title>KONSTRUKSI WACANA MELALUI MEDIA SOSIAL (ANALISA WACANA CHILDFREE YANG DISEBARKAN OLEH INFLUENCER GITA SAVITRI)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yuliantika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik	Sosiologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Childfree merupakan sebuah prinsip atau pandangan yang dimiliki oleh pasangan suami istri yang dimana mereka memilih untuk tidak memiliki anak setelah menikah. Seorang Influencer yang menerapkan Childfree pada kehidupannya ialah Gita Savitri. Gita mulai memilih dan menjalani Childfree mulai dari tahun 2018 dan mulai membagikan kisah hidupnya yang memilih untuk Childfree melalui media sosial pada tahun 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan Analisa Wacana Kritis. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai maka peneliti menggunakan Teori Konstruksi Wacana oleh Michael Foucault yang menyatakan bahwa konstruksi wacana merupakan salah satu cara yang digunakan untuk menjelaskan suatu topik tertentu yang bisa dibicarakan secara terus menerus dan juga mempengaruhi bagaimana ide-ide yang ada diubah menjadi praktik dan digunakan dalam realitas sosial. Data pada penelitian ini diperoleh data primer melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder adalah data tertulis dari pihak yang dapat memberikan informasi mengenai analisa wacana Childfree yang disebarkan oleh Gita Savitri. Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa konstruksi wacana mengenai Childfree yang dilakukan oleh Gita Savitri berhasil membuat para pengikut media sosial Gita bereaksi dan berkomentar. Hal ini terjadi dikarenakan Gita membuat pernyataan mengenai pilihan hidupnya yang memilih untuk Childfree yang dimana pilihan tersebut berdasarkan dari ideologi yang dianutnya yakni ideologi feminisme. Gita merasa dengan adanya power yang dimilikinya sebagai seorang influencer ia bisa membagikan dan bahkan bisa merubah pola pikir masyarakat untuk lebih memperhatikan hak-hak perempuan di mata masyarakat dan hal ini pun berdampak pada masyarakat, karena dengan adanya statement yang dikeluarkan Gita mengenai Childfree tidak sedikit masyarakat yang juga mengikuti pilihan Gita, meskipun banyak yang tidak setuju dengan pendapat Gita mengenai Childfree karena sangat terbentur dengan prinsip masyarakat Indonesia yang menganut paham bahwa anak merupakan sebuah anugerah dan rezeki namun masyarakat juga sudah banyak mengikuti prinsip Gita dan kemudian membagikan ceritanya ke media sosial Gita. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya berbagai komentar pro dan kontra yang terdapat pada laman media sosial Gita.&#13;
Kata Kunci : Childfree, Influencer, Konstruksi Wacana&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125447</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-17 16:26:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 10:45:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>