Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH JARAK TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAM TUMPANGSARI TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.) DAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCOLONICUM L.)
Pengarang
Elisa Susanti - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0605101010034
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ELISA SUSANTI. Pengaruh Jarak Tanam dan Konsentrasi Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tumpangsari Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) dan Bowang Merah (Allium ascalonicum L.)
dibawah bimbingan Cut Nun Ichsan sebagai pembimbing utama dan Halimursyadah sebagai pembimbing anggota.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam dan konsentrasi pupuk hayati yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tumpangsari tomat dan bawang merah serta mengetahui apakah terjadi interaksi antara kedua faktor yang diteliti.
Penelitian ini dilaksanakan di Balai Pengkyjian Teknologi Pertanian (BPTP) Nanggroe Aceh Darussalam, Jalan T. P. Nyak Makam No, 27 Banda Aceh. Pelaksanaan penelitian berlangsung dari bulan Januari 2011 sampal dengan Mei 2011 .
Bahan yang digunakan adalah benih tomat varietas Petoseed dan umbi bawang merah varietas Filipina, polibeg, pupuk kompos, pupuk anorganik pupuk Urea, SP-36, den Kcl), Furadan, pupuk Tiens Golden Harvest (TGH), dan biopestisida, Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah traktor, cangkul, garu pisau, meteran, bambu, sprayer, timbangan analitilg ember, tali rafia, gembor, selang air, dan alat tulis menulis.
Penelitian ini_menggunakan Rancangan Acak Ke!ompck (RAK) pola faktorial 3x3 dengan 3 ulangan. Faktor yang diteliti adalah jarak tanam yang terdiri atas 3 taraf yaitu Ji (50 cm x 60 cm), J2 (60 cm x 60 cm), dan J3 (70 cm x 60 cm), konsentrasi pupuk yang terdiri dari 3 taraf yaitu Ki (0,0%), K2 (I,0%), ch K3 (2,0%).
Peubah yang diamati untuk tananan tomat adalah tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, rata-rata berat per buah, dan potensi hasil, sedangkan peubah yang diamati untuk tanaman bawang merah adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot basah berangkasap dan bobot kering berangkasan.
Perlakuan jarak tanam pada tanaman tomat berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 10 dan 55 HST, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan potensi hasil namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 25 dan 40 HST, dan rata-rata berat per buah, sedangkan pada tanaman bawang merah berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 40 HST. Jarak tanam terbaik untuk hasil tanaman tomat dan bawang merah yaitu jarak tanam 60 cm x 60 cm.
Konsentrasi pupuk hayati pada tanaman tomat tidak berpengaruh nyata pada semua peubah yang diamati, sedangkan konsentrasi pupuk hayati pada tanaman bawang merah berpengaruh nyata terhadap bobot basah berangkasan. Konsentrasi pupuk hayati untuk tanaman tomat cenderung lebih baik dijumpai pada perlakuan tanpa pemberian pupuk, sedangkan untuk tanaman bawang merah konsentrasi terbaik dijumpai pada konsentrasi pupuk 2,0 %.
Terdapat interaksi yang nyata pada tanaman tomat antara jarak tanam dan konsentrasi pupuk hayati terhadap tinggi tanaman umur 55 HST dan rata-rata berat per buah namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 10, 25 dan 40 HST, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan potensi hasil, sedangkan pada tanaman bawang merah terdapat interaksi yang tidak nyata pada semua peubah yang diamati. Kombinasi perlakuan terbaik pada tanaman tomat dan bawang merah untuk jarak tanam tertentu terdapat pada konsentrasi tertentu pula. Jarak tanam 50 cm x 60 cm hasil terbaik pada konsentrasi 2,0%, untuk jarak tanam 60 cm x 60 cm hasil terbaik pada tanpa pemberian pupuk hayati, sedangkan jarak tanam 70 cm x 60 cm hasil terbaik pada konsentrasi 2.0%.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC)CANGKANG KERANGTIRAM (CRASOSSTREAGIGASBORN.) DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TOMAT CHERRY (LYCOPERSICUMCERASIFORMEMILL.) (INDRA MAWAR, 2015)
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KASCING DENGAN BERBAGAI DOSIS TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL) DI GAMPONG ULEE ATEUNG KECAMATAN MADAT KABUPATEN ACEH TIMUR (Muhammad Husaini, 2014)
PENGARUH JARAK TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK CAIR GROW QUICK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) ASAL BIJI (Fonna Sri Hartati, 2017)
APLIKASI PUPUK GUANO DAN MULSA ORGANIK SERTA PENGATURAN JARAK TANAM UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TANAH DAN HASIL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) (Mulyono, 2014)
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR NASA DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) ASAL BIJI (Muhammad Fahmi Ramadhan, 2018)