<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125420">
 <titleInfo>
  <title>TINDAK PIDANA PERTAMBANGAN PASIR DAN BATUAN TANPA IZIN USAHA PERTAMBANGAN DI KABUPATEN PIDIE  (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR PIDIE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZAHARA ANANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
ABSTRAK &#13;
 &#13;
&#13;
&#13;
 &#13;
 &#13;
ZAHARA ANANDA&#13;
2024&#13;
TINDAK PIDANA PERTAMBANGAN PASIR DAN&#13;
BATUAN TANPA IZIN USAHA PERTAMBANGAN&#13;
DI KABUPATEN PIDIE&#13;
(Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Kepolisian&#13;
Resor Pidie)&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala &#13;
&#13;
 &#13;
(vi, 50)pp.,bibl.,tabl &#13;
&#13;
 &#13;
(Anta Rini Utami, S.H.,M.H)&#13;
Berdasarkan Pasal 158 Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang &#13;
Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan&#13;
Mineral dan BatuBara berbunyi bahwa setiap orang yang melakukan penambangan&#13;
tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan pidana penjara&#13;
paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp.100.000.000.000.00&#13;
(seratus miliar rupiah)”. Hasil tambang pasir dan batuan sangat digemari&#13;
masyarakat karena fungsinya, yaitu sering digunakan pada kegiatan infrastruktur&#13;
bangunan dan kebutuhan lainnya membuat kegiatan pertambangan ini makin marak&#13;
terjadi di Kabupaten Pidie. Meskipun sudah ada instrumen hukum yang mengatur, &#13;
namun masih didapati beberapa oknum penambang yang tidak memiliki izin usaha&#13;
pertambangan di Kabupaten Pidie.&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab&#13;
terjadinya pertambangan pasir dan batuan tanpa izin usaha pertambangan di&#13;
Kabupaten Pidie, dan menjelaskan upaya penegakan hukum oleh Kepolisian Resor&#13;
Pidie dalam menanggulangi peristiwa tindak pidana pertambangan pasir dan batuan&#13;
tanpa izin usaha pertambangan di Kabupaten Pidie.&#13;
Data dalam penelitian skripsi ini diperoleh dari penelitian lapangan (field&#13;
research) yaitu cara pengumpulan data dengan mengadakan peninjauan langsung&#13;
pada instansi yang menjadi objek untuk mendapatkan data primer melakukan&#13;
wawancara terhadap responden dan informan, dan penelitian kepustakaan (library&#13;
research). Yaitu cara pengumpulan data dengan cara membaca buku-buku, jurnal,&#13;
makalah, dan peraturan perundang-undangan. &#13;
Hasil penelitian ini menemukan faktor penyebab terjadinya tindak pidana&#13;
pertambangan pasir dan batuan tanpa izin usaha pertambangan di Kabupaten Pidie&#13;
adalah faktor lingkungan masyarakat, faktor ekonomi, faktor sulitnya mendapatkan&#13;
izin usaha pertambangan, faktor minimnya sosialisasi terkait peraturan perundangundangan&#13;
pertambangan&#13;
pasir&#13;
dan&#13;
batuan,&#13;
dan&#13;
faktor&#13;
kurangnya&#13;
pengawasan&#13;
oleh&#13;
&#13;
aparat&#13;
penegak&#13;
hukum.&#13;
Upaya&#13;
penanggulangan&#13;
yaitu&#13;
upaya&#13;
preventif&#13;
melakukan&#13;
&#13;
sosialisasi&#13;
&#13;
tentang peraturan perundang-undangan, memasang pamflet himbauan&#13;
tentang kejahatan pertambangan dan pengawasan langsung terhadap kegiatan&#13;
pertambangan. Upaya represif yaitu menindak pelaku kejatahan pertambangan&#13;
dengan menjatuhkan hukuman yang sesuai.&#13;
Disarankan kepada Kepolisian Resor Pidie untuk meningkatkan&#13;
pengawasan terhadap kegiatan pertambangan pasir dan batuan yang makin marak&#13;
terjadi di Kabupaten Pidie dan menindak secara tegas oknum penambang yang tidak&#13;
memiliki izin usaha pertambangan agar tidak mengulangi perbuatannya. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125420</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-17 15:30:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 10:15:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>