<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125413">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONVERSI LAHAN PERSAWAHAN PASCA PEMBANGUNAN JALAN TOL BANDA ACEH – SIGLI TERHADAP SUSTAINABLE LIVELIHOOD PETANI PADI SAWAH DI KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maya Masita Pane</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agribisnis (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Infrastruktur, seperti jalan tol, merupakan aspek penting dalam meningkatkan ekonomi nasional dengan memfasilitasi transportasi yang lancar. Namun, pembangunan jalan tol dapat memiliki dampak negatif, termasuk konversi lahan sawah, yang mengancam keberlangsungan hidup petani padi sawah. Pembangunan infrastruktur telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi, namun, kebutuhan akan lahan juga meningkat. Konversi lahan sawah untuk pembangunan jalan tol dapat berdampak negatif terhadap sustainable livelihood petani padi sawah, yang sangat bergantung pada sektor pertanian. Pengembangan jalan tol Banda Aceh-Sigli, bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera, telah mempengaruhi Kabupaten Aceh Besar dengan konversi lahan sawah. Konversi ini mempengaruhi sosial ekonomi petani, yang mengandalkan pertanian sebagai sumber pendapatan utama. Total luas lahan sawah yang dikonversi menjadi jalan tol di Kabupaten Aceh Besar adalah 127,89 Ha, yang dapat memengaruhi mata pencaharian petani.&#13;
Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Aceh Besar khususnya di 3 kecamatan yaitu Indrapuri, Kuta Baro dan Cot Glie pada bulan Juli 2023 sampai Agustus 2023. kemudian pada sampel responden ditentukan dengan secara acak (simple random sampling) dengan mengambil 25% dari total populasi yaitu 241 petani padi sawah. Sehingga total sampel yang diperoleh pada penelitian ini yaitu sebanyak 60 petani. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner serta observasi langsung kondisi yang sebenarnya terjadi pada responden penelitian. Kemudian untuk data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), jurnal ilmiah, buku dan lainnya. Selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis uji t pada uji sample paired t test untuk melihat perbandingan kondisi sustainable livelihood petani padi sawah pada saat sebelum dan sesudah adanya pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli. &#13;
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa pembangunan jalan Tol Banda Aceh – Sigli berdampak signifikan terhadap modal alam. Salah satu dampak utamanya adalah penurunan luas lahan padi sawah, yang mengalami penurunan dari 4.352 m2 menjadi 2.584 m2. Selain itu, terjadi penurunan pendapatan petani padi sawah dari Rp6.000.000 per bulan menjadi Rp4.340.000 per bulan, serta pengeluaran kegiatan pertanian yang turun dari Rp1.560.000 per bulan menjadi Rp800.000 per bulan serta kenaikan pengeluaran non pertanian dari Rp3.410.000/bulan menjadi Rp3.530.000 di Kabupaten Aceh Besar. Meskipun demikian, secara keseluruhan, pembangunan ini tidak berdampak secara signifikan terhadap kehidupan petani padi sawah di daerah tersebut. Modal alam, fisik, dan sosial tidak mengalami perubahan yang signifikan setelah pembangunan jalan Tol. Temuan ini menunjukkan bahwa petani padi sawah di Kabupaten Aceh Besar tetap mempertahankan pola penggunaan modal yang sama meskipun adanya pembangunan infrastruktur jalan Tol. Namun, modal ekonomi mengalami perubahan setelah pembangunan jalan Tol. Pendapatan, sebagai salah satu aspek finansial utama petani padi sawah di Kabupaten Aceh Besar, mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh hilangnya sumber penghasilan utama bagi sebagian besar petani padi sawah, yang mayoritasnya bergantung pada pertanian padi sawah sebagai sumber pendapatan utama. Perubahan kondisi ekonomi ini menjadi tantangan baru bagi para petani.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125413</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-17 15:03:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 08:58:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>