<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125407">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK REPRODUKSI KERBAU BETINA SEBAGAI SUMBER DAYA GENETIK TERNAK LOKAL DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sara Mauliza Fathanah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Peternakan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
&#13;
Kerbau (Bubalus bubalis) adalah ternak asli di daerah panas dan juga lembab, terutama di daerah belahan bumi utara. Ternak kerbau merupakan hewan ruminansia yang berkembang banyak di dunia. Kerbau memiliki fungsi yaitu dapat digunakan sebagai ternak penghasil daging dan penghasil susu. Pada tahun 2019 jumlah populasi kerbau lokal di Kabupaten Aceh Barat Daya yaitu sebesar 3.855 ekor, pada tahun 2020 sebanyak 2.404 ekor, pada tahun 2021 sebanyak 3.177 ekor dan pada tahun 2022 sebanyak 3.343. Berdasarkan data BPS, populasi kerbau lokal di Kabupaten Aceh Barat Daya berfluktuasi, kondisi ini dikhawatirkan akan terus berlanjut. Aspek reproduksi merupakan salah satu sifat penting dalam upaya meningkatkan populasi kerbau lokal di Kabupaten Aceh Barat Daya Provinsi Aceh. Reproduksi adalah proses biologis untuk mempertahankan jumlah populasi dan dapat menghasilkan keturunan. Data reproduksi pada kabupaten Aceh Barat daya belum tersedia dimana hal ini sangat berpengaruh terhadap tingkat kenaikan populasi ternak kerbau betina di Kabupaten Aceh Barat Daya. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang karakteristik reproduksi kerbau betina sebagai sumber daya genetik ternak lokal di Kabupaten Aceh Barat Daya sebagai acuan untuk pengembangan populasi ternak kerbau di Provinsi Aceh.&#13;
&#13;
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei untuk memperoleh data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari teknik wawancara langsung secara terbuka dengan pemilik ternak kerbau atau responden berdasarkan daftar pertanyaan yang telah disiapkan dalam bentuk kuesioner. Data sekunder diperoleh dari instansi atau dinas-dinas terkait yaitu data jumlah sebaran ternak kerbau per kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya. Lokasi penelitian ditetapkan berdasarkan kecamatan yang memiliki populasi ternak di Kabupaten Aceh Barat Daya. Peternak yang menjadi responden ditetapkan secara purposive sampling, yaitu peternak yang memiliki kerbau betina  yang telah beranak 2 (dua) kali atau lebih. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu karakteristik reproduksi kerbau betina meliputi umur dewasa kelamin, umur kawin pertama, lama bunting, umur beranak pertama, dan calving interval.&#13;
&#13;
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kerbau lokal betina di Kecamatan Tangan-tangan dan Kecamatan Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya Provinsi Aceh memiliki rataan umur dewasa kelamin 36,23 ± 0,48 bulan, umur pertama kawin 37,98 ± 0,83 bulan, lama bunting 10,46 ± 0,16 bulan, umur pertama beranak 48,28 ± 0,70, bulan dan calving interval 16,28 ± 0,77 bulan, berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa karakteristik reproduksi kerbau lokal betina dalam kategori baik (normal).&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125407</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-17 14:33:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 10:04:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>