<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125374">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI FILM MEMBRAN KITOSAN DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA LAM.) DALAM MENINGKATKAN PERBAIKAN TULANG ALVEOLAR PADA KELINCI (ORYCTOLAGUS CUNICULUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RABIA AWALIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daun kelor mengandung saponin, flavonoid, alkaloid, dan terpenoid yang mengandung antioksidan, antibateri, antiinflamasi, dan antitrombotik yang mampu mempercepat penyembuhan luka dan remodeling tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi film membran kitosan dengan penambahan esktrak daun kelor dalam meningkatkan perbaikan tulang  pada kelinci. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental laboratoris yang dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu kelompok kontrol positif (periodontal pack), kontrol negatif (akuades), perlakuan 1 (film membran kitosan + periodontal pack), perlakuan 2 (film membran kitosan + ekstrak                       daun kelor 10%), perlakuan 3 (film membran kitosan + ekstrak daun kelor 20%), dan perlakuan 4 (film membran kitosan + ekstrak daun kelor 30%). Hasil analisis data menunjukan terdapat perbedaan yang nyata antara pemberian film membran kitosan + ekstrak daun kelor dengan konsentrasi bertingkat terhadap panjang luka insisi, persentase selisih penyembuhan luka, dan persentase penyembuhan luka. Secara statistik pemberian film membran kitosan + ekstrak daun kelor dengan konsentrasi bertingkat berpengaruh terhadap peningkatan rataan osteoblas, osteoklas, dan luas matriks. Film membran kitosan yang paling efektif dalam penyembuhan luka dan remodeling tulang alveolar adalah film membrane kitosan + daun kelor 10% dan film membran kitosan.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Film membran kitosan, flavonoid, remodeling tulang.    &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125374</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-17 12:44:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-18 09:26:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>