<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125339">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS HUBUNGAN MATEMATIS ARUS, KECEPATAN, KEPADATAN PADA SIMPANG BERLENGAN LEBIH DARI EMPAT DAN BUNDARAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farras Nasywa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pada Kecamatan Ulee Kareng terdapat simpang yang memiliki lengan lebih dari empat yang di sebut dengan Simpang Tujuh Ulee Kareng. Pada simpang ini sering terjadi kemacetan yang menjadi permasalahan transportasi. Simpang ini memiliki volume relatif besar. Tujuan dari penelitian adalah mendapatkan besaran tundaan pada Simpang Tujuh Ulee Kareng dengan metode HCM 2010 dan mendapatkan kondisi terbaik yang dianalisis menggunakan hubungan matematis arus, kecepatan dan kepadatan menggunakan tiga model Greenshields, model Greenberg, dan model Underwood. Data yang diperlukan pada penelitian ini yaitu volume lalu lintas, kecepatan, geometrik, dan pergerakan lalu lintas persimpangan. Hasil dari analisis simpang tak bersinyal berlengan tujuh menggunakan metode HCM 2010 menunjukkan bahwa kinerja jalan yang dihasilkan LOS F dengan tundaan sebesar 113,7 detik dan hasil dari perencanaan simpang tak bersinyal berlengan lebih dari empat dengan bundaran menunjukkan bahwa kinerja jalan yang dihasilkan LOS A dengan tundaan sebesar 7,6 detik. Pada analisis hubungan matematis arus, kecepatan, dan kepadatan menghasilkan Model Greenberg dengan persamaan S=144,0162 - 24,1823LnD merupakan model yang terbaik untuk hubungan matematis antara Kecepatan-Kepadatan (S-D) pada kondisi eksisting dengan nilai R² tertinggi 59,36%. Pada kondisi rencana didapatkan model Greenshields dengan persamaan S=95,4206 - 0,6615D merupakan model yang terbaik untuk hubungan matematis antara Kecepatan-Kepadatan (S-D) pada kondisi rencana dengan nilai R² tertinggi 77,27%. &#13;
&#13;
Kata Kunci:	Simpang Tak Bersinyal, Metode HCM 2010, Greenshield, Greenberg, Underwood</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125339</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-17 11:23:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-17 16:00:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>