<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125321">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISTIK FISIKO-KIMIA KEJU OLES NABATI DENGAN PENAMBAHAN ASAM SUNTI DAN STABILIZER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fatma Ulva Rahmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini secara umum bertujuan untuk membuat keju oles santan kelapa &#13;
tanpa menggunakan starter cultures. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengetahui pengaruh penggunaan asam sunti dan penambahan bahan penstabil terhadap &#13;
karakteristik fisiko-kimia keju oles berbahan dasar santan. Penelitian ini dilakukan &#13;
menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. &#13;
Faktor pertama yaitu jenis bahan pengasam (A) yang terdiri dari 2 taraf yaitu ekstrak asam &#13;
sunti (A1) dan pasta asam sunti (A2). Faktor kedua yaitu jenis bahan penstabil (P) yang &#13;
terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol atau tanpa penstabil (P0), xanthan gum (P1), guar gum&#13;
(P2) dan gum arab (P3). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan jenis pengasaman dapat &#13;
menurunkan nilai pH dan rendemen keju oles santan. Jenis pengasaman memberikan &#13;
pengaruh terhadap nilai (L*), nilai (a*), nilai (b*), kadar air dan aktivitas air. Perbedaan &#13;
jenis penstabil memberikan pengaruh terhadap daya oles, meltability, oil separation index, &#13;
kadar air, dan aktivitas air. Interaksi jenis pengasaman dan jenis penstabil memberikan &#13;
pengaruh terhadap kadar protein. Perlakuan terbaik pada penelitian ini yaitu keju oles &#13;
santan perlakuan ekstrak asam sunti dengan penambahan guar gum (A1P2) dengan &#13;
karakteristik daya oles 12,67 cm, meltability 85 mm, oil separation index 175 mm, tekstur &#13;
10 g, nilai (L*) +63,93, nilai (a*) +0,00, nilai (b*) +1,41, kadar air 49,33%, aktivitas air &#13;
0,86 dan kadar protein 2,03%.&#13;
Kata Kunci: Keju lunak, Santan kelapa, Asam sunti, xantan gum, guargum, gum arab&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125321</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-17 10:40:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-17 11:18:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>