<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125298">
 <titleInfo>
  <title>RISIKO KEAMANAN TERHADAP DATA PRIBADI PENGGUNAAN KONTRAK ELEKTRONIK DALAM TRANSAKSI PROPERTI DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tasya Nabella</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Berdasarkan Pasal 26 ayat (1) UU ITE, kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan, penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan orang yang bersangkutan. Namun dalam praktiknya, penggunaan kontrak elektronik dalam transaksi properti masih sangat rentan dan penuh risiko yang mengganggu keamanan data pribadi, seperti yang terjadi pada kasus penyalahgunaan data oleh agen properti di Kota Banda Aceh. Hal ini menunjukkan bahwa peraturan perundang-undangan yang sudah diterapkan oleh pemerintah belum sepenuhnya sejalan dengan kenyataan di lapangan. &#13;
&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan risiko keamanan yang timbul dari penggunaan kontrak elektronik dalam transaksi properti di Kota Banda Aceh, akibat hukum terhadap penyalahgunaan data pribadi dalam kontrak elektronik, dan upaya hukum yang ditempuh oleh pihak yang dirugikan untuk mengatasi penyalahgunaan data pribadi. &#13;
&#13;
Penulisan skripsi ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. Data dalam penelitian skripsi ini diperoleh dari penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kasus dan dianalisis secara kualitatif untuk menggambarkan data hasil penelitian yang kemudian disajikan menggunakan metode deskriptif untuk memberikan gambaran konkret tentang temuan di lapangan. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menjelaskan penggunaan kontrak elektronik dalam transaksi properti justru menimbulkan risiko penyalahgunaan data pribadi konsumen. Akses tidak sah oleh agen properti menunjukkan bahwa sistem keamanan yang digunakan belum memadai untuk melindungi informasi sensitif yang bersifat rahasia. Penyalahgunaan data dalam kontrak elektronik memiliki akibat hukum yang serius, yaitu pelanggaran hukum perlindungan data, tuntutan ganti rugi. Upaya yang bisa dilakukan oleh konsumen yang mengalami kebocoran data berupa negosiasi, mediasi, serta mengajukan gugatan ke pengadilan.&#13;
&#13;
 Untuk meningkatkan perlindungan privasi terhadap data pribadi, agen properti harus mematuhi perjanjian dalam kontrak, klausul harus dirumuskan dengan jelas dan tegas untuk melindungi kepentingan kedua belah pihak, terutama konsumen yang sering menjadi pihak dirugikan. Perusahaan properti harus memberikan pelatihan rutin kepada semua karyawan mengenai pentingnya perlindungan data pribadi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125298</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-17 07:09:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-17 12:22:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>