<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="12526">
 <titleInfo>
  <title>EFEK PEMBERIAN TEH ROSELA (HIBISCUS SABDARIFFA LINN) TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN PADA PENDERITA HIPERTENSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. Alvis Kurniawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik diatas 140 mmHg atau tekanan diastolik diatas 90 mmHg. Salah satu faktor risiko hipertensi yang dapat dimodifikasi adalah kegemukan. Salah satu penatalaksanaan terhadap kegemukan adalah dengan menggunakan bahan alami yaitu bunga rosela (Hibiscus sabdariffa Linn). Salah satu kandungan dari rosela yang diduga efektif dalam menurunkan berat badan adalah flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian teh rosela (Hibiscus sabdariffa Linn) terhadap perubahan berat badan pada wanita usia lanjut penderita hipertensi. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan rangkaian waktu dengan kelompok pembanding. Jumlah sampel yang digunakan adalah 11 wanita usia lanjut yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan sebanyak 5 orang dan kelompok kontrol sebanyak 6 orang. Analisa data yang digunakan adalah uji homogenitas, uji normalitas dan t-test. Hasil t-test untuk melihat efek pemberian teh rosela terhadap perubahan berat badan wanita usia lanjut didapatkan nilai p untuk kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p=0,056 vs p=0,2). Hal ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan perubahan berat badan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teh rosela tidak dapat menurunkan berat badan pada wanita usia lanjut penderita hipertensi. Kata kunci : rosela (Hibiscus sabdariffa Linn), flavonoid, usia lanjut</note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HYPERTENSION - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>12526</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-02-16 18:53:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-27 14:39:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>