<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125217">
 <titleInfo>
  <title>PERAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN ACEH TENGGARA DALAM MEMITIGASI BENCANA BANJIR BANDANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rifqi Fadjri Ananda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik - Ilmu Pemerintahan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Aceh merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang sangat rentan terhadap bencana yang disebabkan oleh faktor alam dan ulah manusia, serta mengakibatkan kecelakaan yang dapat merusak lingkungan, menimbulkan kerugian harta benda, dan berdampak pada kesehatan mental korban. Berdasarkan fakta dilapangan, terdapat permasalahan yaitu belum adanya jalur atau tempat evakuasi, pembangunan beronjong yang belum merata, tidak adanya perawatan jalur sungai seperti kolong jembatan yang merupakan titik penyumbatan aliran sungai, kemudian kurangnya pengaturan tata guna lahan di kawasan alur sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan peran, faktor penghambat dan upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Aceh Tenggara dalam memitigasi bencana banjir bandang. Penelitian ini menggunakan teori peran dengan indikator peran aktif, peran partisipasi dan peran pasif, dengan menggunakan metode kualitatif dan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis menggunakan tematik analisis dengan memahami data, menyusun kode, dan mencari tema. Hasil penelitian menunjukkan Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Tenggara dalam memitigasi bencana banjir bandang masih belum maksimal, karena masih banyak daerah yang sangat rentan terhadap bencana banjir bandang dan juga belum adanya tindakan efektif dari BPBD dalam pencegahan dan kesiapsiagaan bencana banjir bandang. Hambatan yang dialami pihak BPBD dalam memitigasi bencana banjir bandang yaitu mulai dari kurangnya anggaran dana, kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan minimnya partisipasi terhadap gotong royong, kemudian maraknya penebangan hutan liar yang dilakukan oleh masyarakat itu sendiri. Diharapkan BPBD harus lebih memperhatikan kembali setiap aliran sungai yang ada, karena masih ada beberapa daerah yang memiliki kolong jembatan sangat rendah dan besar kemungkinan dapat tersumbat dan meluap ke jalan.&#13;
Kata Kunci: Banjir Bandang, Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125217</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-16 15:42:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-17 09:30:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>