<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125206">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN KENTANG DI KABUPATEN BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yuni Mulyana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agribisnis (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Kentang termasuk jenis tanaman sayuran penting di Indonesia, nilai ekonomi komoditas ini tergolong tinggi. Meskipun kentang bukan bahan makanan pokok bagi rakyat Indonesia, tetapi konsumsinya cenderung meningkat. Budidaya tanaman kentang layak di prioritaskan karena selain memiliki nilai ekonomi yang tinggi kentang juga dapat dijadikan sebagai bahan pangan alternatif dan bahan baku industri makanan. Kentang kaya akan nilai gizi diantaranya banyak mengandung karbohidrat, mineral, dan vitamin sehingga dapat dijadikan sebagai sumber karbohidrat dan berpotensi dalam diversifikasi pangan. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis efisiensi pemasaran kentang di Kabupaten Bener Meriah. Hasil analisis ini diharapkan dapat diketahui bahwa sistem pemasaran kentang di Kabupaten Bener Meriah dapat memberikan pendapatan yang layak atau tidak layak bagi petani. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif yang juga didukung dengan metode kuantitatif. Metode kualitatif digunakan untuk menyatakan suatu kondisi atau keadaan yang terjadi di lapangan dan mencari penyebab dari kondisi yang muncul. Sedangkan metode kuantitatif bertujuan untuk menyatakan suatu kondisi atau keadaan yang dapat di buktikan dengan angka yaitu untuk menganalisis Farmer Share, margin pemasaran, profit margin dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan saluran pemasaran didaerah penelitian terdiri dari empat saluran pemasaran, saluran I yaitu terdiri dari petani – pedagang pengumpul – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen, saluran II terdiri dari petani – pedagang pengumpul – pedagang pengecer – konsumen, saluran III terdiri dari petani – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen dan saluran IV terdiri dari petani – pedagang pengecer – konsumen. Nilai margin pemasaran pada saluran I sebesar Rp 3.070,-/Kg, saluran II Rp 2.333,-/Kg, saluran III Rp 1.833,-/Kg dan saluran IV Rp 1.000,-/Kg. Dan efisiensi pemasaran pada saluran I yaitu 25,53%, saluran II 20,24%, saluran III 17,745 dan saluran IV 13,12%.&#13;
Kata kunci : Kentang, Margin Pemasaran, Profit Margin, Farmer’s Share dan Efisiensi Pemasaran.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125206</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-16 15:18:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-17 09:17:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>