<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125201">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGAWASAN CAMAT LHOKSUKON TERHADAP KEUCHIK DALAM PENGUNAAN DANA DESA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT DARA ANGGIA MURNI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Camat dilimpahkan kewenangan untuk melaksanakan pengawasan terhadap keuchik dalam hal pelayanan maupun pembangunan yang sesuai dengan tugas serta fungsinya. Namun dalam implementasi pengawasan camat masih banyak terdapat kekurangan yang memicu terjadinya keluhan dan kritikan dari masyarakat. Keluhan ini terjadi karena masyarakat menganggap pengawasan camat tidak optimal sehingga menyebabkan pelayanan yang diberikan oleh keuchik tidak efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji tentang pengawasan camat sebagai koordinator pengawasan terhadap keuchik di Kecamatan Lhoksukon serta mengetahui faktor penghambat dan penunjang pengawasan camat terhadap keuchik dalam penggunaan dana desa. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan yang dilakukan oleh camat Lhoksukon masih kurang optimal sehingga penggunaan dana desa oleh keuchik dinilai bermaslah. Pada penelitian ini teori yang digunakan teori pengawasan menurut George R.Terry (2012), terdapat tiga Indikator teori yaitu yang pertama tahap pemantauan camat melakukan pengawasan melalui pemantauan langsung progres dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong setiap desa. Kemudian tahap pemeriksaan yaitu pengawasan melalui pelaporan pertanggung jawaban yang diserahkan oleh kuechik, Terakhir ada perbaikan yaitu camat menindak lanjuti apabila terjadi permasalahan dengan melakukan mediasi. Faktor yang menjadi penghambat dari pengawasan langsung yaitu kondisi lapangan yang sering terjadi bencana alam, sedangkan faktor penghambat pengawasan tidak langsung adalah kondisi SDM yang masing rendah. Adapun faktor yang menunjang camat melakukan pengawasan yaitu adanya prosedur yang jelas. Akan tetapi pengawasan camat masih belum optimal yang disebabkan oleh masih banyak terdapat kekurangan serta permasalah di lapangan. Saran dari peneliti yaitu  camat yang berperan sebagai badan pengawas dapat lebih tegas dan tanggap dalam melakukan pengawasan agar tidak terjadi kasus penyelewengan dana desa yang tidak sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong, dan untuk para keuchik agar dapat meningkatkan lagi komunikasi dengan camat untuk meminimalisir terjadinya kesalahan. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Pengawasan, Dana Desa, Implementasi	&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125201</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-16 14:58:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-16 15:58:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>