KARAKTERISASI MASSA BATUAN DAN ANALISIS STABILITAS LERENG MENGGUNAKAN PARAMETER GEOLOGICAL STRENGTH INDEX DI PT MIFA BERSAUDARA, KABUPATEN ACEH BARAT, PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KARAKTERISASI MASSA BATUAN DAN ANALISIS STABILITAS LERENG MENGGUNAKAN PARAMETER GEOLOGICAL STRENGTH INDEX DI PT MIFA BERSAUDARA, KABUPATEN ACEH BARAT, PROVINSI ACEH


Pengarang

URWATUL WUSQA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Bambang Setiawan - 197106032006041002 - Dosen Pembimbing I
Hendra Gunawan - 197712112005011005 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1904109010043

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geologi (S1) / PDDIKTI : 34201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik - Teknik Geologi., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Karakterisasi dilakukan untuk mempelajari dan mengelompokkan massa batuan berdasarkan keterdapatan struktur, pelapukan serta faktor lain yang dapat mempengaruhi kondisi massa batuan, Kondisi massa batuan terus berubah seiring berjalannya waktu dan pergerakan kemajuan penambangan. Oleh karena itu, Pembaruan data mengenai kekuatan massa batuan diperlukan sebagai adjusment parameter analisis kestabilan lereng guna memastikan rekomendasi geoteknik yang dikeluarkan sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Metode karakterisasi massa batuan yang digunakan adalah kuantifikasi Geological Srength Index (GSI) yang diperbarui oleh Sonmez dan Ulusay (1999), dengan menggunakan dua parameter yaitu struktur rating dan surface condition rating. Metode kuantifikasi Geological Srength Index (GSI) dipakai untuk mengurangi bias dari penentuan Geological Srength Index (GSI) secara kualitatif. Analisis kinematik dilakukan menggunakan proyeksi stereografis menggunakan software Dips untuk menentukan potensi longsoran apa yang mungkin terjadi sesuai hasil geotechnical mapping dilapangan. Dari sembilan lereng yang di mapping, teridentifikasi tiga jenis longsoran, yakni longsoran toppling, baji, dan bidang. Hasil pengelompokkan massa batuan terhadap sembilan lereng menunjukkan bahwa kelas massa batuan sebagian besar berada pada tingkat baik dan sedang. Hasil dari Geological Srength Index (GSI) akan digunakan sebagai parameter masukan kekuatan massa batuan pada saat analisis dengan output rekomendasi geometri lereng tambang sesuai dengan lokasi pengukuran. Penjelasan tentang pemilihan metode kuantifikasi Geological Srength Index (GSI) serta tahapan penentuan nilai Geological Srength Index (GSI) dan analisis kinematik dibahas lebih lanjut pada tugas akhir ini.

Characterization is carried out to study and group rock masses based on the presence of structure, weathering and other factors that can influence the condition of the rock mass. The condition of the rock mass continues to change over time and the movement of mining progress. Therefore, updated data regarding rock mass strength is needed as an adjustment to slope stability analysis parameters to ensure that the geotechnical recommendations issued are in accordance with actual conditions. The rock mass characterization method used is Geological Strength Index (GSI) quantification which was updated by Sonmez and Ulusay (1999), using two parameters, namely structure rating and surface condition rating. The GSI quantification method is used to reduce bias from qualitative Geological Strength Index (GSI) determination. Kinematic analysis was carried out using stereographic projection using Dips software to determine what potential landslides might occur according to the results of geotechnical mapping in the field. Of the nine slopes mapped, three types of landslides were identified, namely toppling, wedge and plane landslides. The results of grouping rock masses on nine slopes show that the rock mass classes are mostly at good and medium levels. The results of the Geological Strength Index (GSI) will be used as an input parameter for the strength of the rock mass during analysis with the output being a recommendation for the geometry of the mine slope according to the measurement location. An explanation the selection of the Geological Strength Index (GSI) quantification method as well as determining the Geological Strength Index (GSI) value and kinematic analysis are discussed further in this final project.

Citation



    SERVICES DESK