PENGARUH TERAPI AKUPUNKTUR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH TERAPI AKUPUNKTUR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI


Pengarang

AdeJuanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101010086

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Terapi akupunktur dapat digunakan untuk memperlancar peredaran darah dan diduga dapat menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupunktur terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dimulai pada bulan Oktober sampai Desember 2014. Sampel penelitian ini adalah penderita hipertensi yang sedang mengkonsumsi obat antihipertensi dengan golongan yang sama (ARB dan CCB) dan dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok akupunktur yang berada di Klinik Harapan Bunda Sentra Medika Banda Aceh dan kelompok pembanding yang berada di Poliklinik Saraf RSUDZA Banda Aceh. Besar sampel adalah 60 orang dengan masing-masing kelompok berjumlah 30 orang yang didapatkan dengan cara purposive sampling. Pada kedua kelompok dilakukan pengukuran tekanan darah dengan menggunakan Spygmomanometer digital model OMRON SEM-1. Terapi akupunktur diberikan selama 15 menit pada kelompok akupunktur, sedangkan pada kelompok pembanding hanya diminta untuk istirahat selama 15 menit. Rerata tekanan darah sebelum diakupunktur adalah 162,6 mmHg (sistolik) dan 95,36 mmHg (diastolik), setelah diakupunktur rerata tekanan darah menjadi 157 mmHg (sistolik) dan 92,60 mmHg (diastolik). Sedangkan rerata tekanan darah pada kelompok pembanding sebelum istirahat adalah 159,06 mmHg (sistolik) dan 94,63 mmHg (diastolik), setelah istirahat rerata tekanan darah menjadi 157,13 mmHg (sistolik) dan 94,03 mmHg (diastolik). Selisih penurunan tekanan darah dari kedua kelompok yaitu 3,66 mmHg (sistolik) dan 2,00 mmHg (diastolik). Didapatkan perbedaan penurunan tekanan darah yang bermakna dari kedua kelompok, yang mana pada kelompok akupunktur terjadi penurunan tekanan darah yang lebih signifikan daripada kelompok kontrol (P= 0,000). Maka dapat disimpulkan adanya pengaruh terapi akupunktur terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi.
Kata Kunci: Hipertensi, akupunktur, tekanan darah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK