<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125163">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN KAPASITAS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG BOR DAN TIANG PANCANG PADA JEMBATAN ALUE BAKAU I KOTA LANGSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL AMELIA NANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jembatan Alue Bakau I terletak di Jalan Kuala tepatnya km 5, Kecamatan Langsa Barat. Dari hasil pengujian N-SPT, diketahui bahwa lapisan tanah padat berada di kedalaman 34 dan 38 meter, sehingga jenis pondasi yang sesuai adalah pondasi tiang. Pondasi tiang terdiri dari tiang bor dan tiang pancang. Terdapat perbedaan nilai daya dukung dari penelitian-penelitian terdahulu, hal inilah yang mendorong untuk dilakukan kembali analisis daya dukung pondasi tiang bor dan tiang pancang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembebanan jembatan, nilai daya dukung pondasi, nilai daya dukung kelompok tiang, hasil perbandingan pondasi tiang bor dan tiang pancang terhadap beban yang ditopang. Dasar perhitungan pembebanan jembatan mengacu pada SNI 1725:2016 dengan bantuan software SAP2000. Perhitungan daya dukung tiang tunggal menggunakan metode Meyerhoff (1956) dan Reese &amp; Wright (1977). Perhitungan daya dukung kelompok tiang menggunakan metode Converse Labarre – Formula. Berdasarkan hasil perhitungan pembebanan didapatkan beban di titik BH.1 dan BH.2 sebesar 15171,104 kN. Hasil perhitungan daya dukung tiang tunggal terbesar diperoleh dari pondasi tiang bor dengan metode Reese &amp; Wright (1977) diameter 0,6 dengan nilai Qall (BH.1) sebesar 1233,492 kN dan Qall (BH.2) sebesar 2160,779 kN. Hasil perhitungan daya dukung kelompok tiang terbesar di titik BH.1 diperoleh dari pondasi tiang pancang berdasarkan nilai Qall metode Meyerhoff (1956) diameter 0,5 dengan nilai Qg sebesar 15989,588 kN. Sedangkan, hasil daya dukung kelompok tiang terbesar di titik BH.2 diperoleh dari pondasi tiang pancang berdasarkan nilai Qall metode Meyerhoff (1956) diameter 0,4 dengan nilai Qg sebesar 15785,116 kN. Tidak semua pondasi memiliki nilai daya dukung kelompok lebih besar dibandingkan beban yang ditopang, sehingga alternatif yang dapat dilakukan adalah memperdalam panjang tiang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125163</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-16 13:06:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-16 15:31:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>