<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125156">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI ALAT PENANGKAPAN IKAN RAMAH LINGKUNGAN DI KABUPATEN ACEH SINGKIL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Meilinda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kegiatan penangkapan ikan di laut yang bersifat open acces telah menyebabkan berkurangnya stok sumberdaya ikan di perairan Indonesia, salah satu penyebabnya adalah penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan konstruksi alat penangkapan ikan serta mengidentifikasi alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan berbasis Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF) di Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 21 Maret – 21 April 2024 di Kabupaten Aceh Singkil. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengamatan langsung di lapangan. Analisis data yang digunakan adalah analisis keramahan lingkungan alat penangkapan ikan berdasarkan pembobotan skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi alat penangkapan ikan di Kabupaten Aceh Singkil memiliki komponen yang sama dengan alat penangkapan pada umumnya. Berdasarkan hasil identifikasi tingkat keramahan lingkungan alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan adalah pancing tonda, rawai dasar, jaring insang hanyut, jaring insang lingkar, jaring insang dasar, jaring insang milenium, dan bubu. Alat penangkapan ikan yang kurang ramah lingkungan adalah jala tebar, tombak, bagan perahu, pukat cincin, sungkur dan jaring tiga lapis, Sedangkan alat tangkap tidak ramah lingkungan adalah jaring arus dan pukat pantai.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125156</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-16 12:44:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-16 15:07:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>