<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125151">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI TITER ANTIBODI NEWCASTLE DISEASE PADA AYAM LAYER (GALLUS GALLUS DOMESTICUS) YANG TELAH DIVAKSINASI DI JAYA M FARM RUKOH KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CINDY AVRILIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ayam petelur (Gallus gallus domesticus) merupakan ayam hasil rekayasa genetik melalui persilangan dan pemuliaan genetik secara terus-menerus. Upaya budidaya ayam petelur tidak terlepas dari risiko infeksi oleh berbagai agen penyakit. Salah satu penyakit yang memiliki dampak besar pada industri peternakan ayam adalah Newcastle disease. Untuk mengetahui status kekebalan ayam terhadap Newcastle disease perlu dilakukan pengukuran titer antibodi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui titer antbodi terhadap penyakit Newcastle disease pada ayam layer yang telah divaksinasi. Sampel yang diambil berupa serum darah dari 85 ekor ayam layer dari total populasi 400 ekor ayam yang telah divaksinasi saat usia DOC, 3 pekan, dan 7 pekan. Pengambilan sampel dilakukan pada pekan ke 20 di Jaya M Farm secara random sampling. Pemeriksaan titer antibodi dilakukan dengan metode uji Hemagglutination Inhibition. Sampel serum diinaktivasi pada suhu 56°C selama 30 menit sebelum dilakukan pengujian. Antigen yang digunakan pada uji disesuaikan dengan 4 HA unit melalui uji Hemagglutination Assay. Back titrasi dilakukan untuk memastikan titer antigen yang digunakan tepat pada 4 HA Unit, sehingga didapat nilai virus optimal. Hasil penelitian menunjukkan 62 dari 85 sampel serum memiliki antibodi yang protektif dengan nilai titer berkisar antara 2^4-2^8, sementara 23 sampel memiliki antibodi non-protektif terhadap Newcastle disease. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 73% ayam layer di Jaya M Farm memiliki titer antibodi protektif terhadap Newcastle disease. &#13;
&#13;
Kata kunci: Back titrasi, Hemagglutination Assay, dan Hemagglutination Inhibition.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125151</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-16 12:31:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-16 15:09:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>