<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="125127">
 <titleInfo>
  <title>KUALITAS FISIK, KIMIA DAN MIKROBIOLOGI TANAMAN TALAS (COLOCASIA ESCULENTA) YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN EM4 UNTUK PAKAN TERNAK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nala Aulia Purba</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Peternakan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bahan pakan merupakan suatu bahan yang dapat dijadikan pakan baik yang sudah diolah maupun belum diolah. Bahan pakan untuk ternak sebaiknya di dalamnya mengandung nutrisi yang baik untuk kebutuhan ternak, mudah diperoleh, tidak bersaing dengan kebutuhan manusia dan harus tersedia sepanjang tahun atau musim. Bahan pakan bisa berasal dari tanaman, hewan ataupun limbah industri pertanian maupun peternakan. Salah satu tanaman yang memiliki potensi untuk dijadikan sebagai bahan pakan adalah tanaman talas. Sampai dengan saat ini pemanfaatan batang dan daun talas sebagai pakan alternatif untuk ternak sudah dilakukan namun masih belum optimal dikarenakan pada batang dan daun talas terkandung serat kasar yang cukup tinggi serta memiliki zat anti nutrisi, maka untuk mengoptimalkan pemakaian batang dan daun talas dalam ransum maka perlu diolah terlebih dahulu dengan cara fermentasi menggunakan Effective Microorganisme-4 (EM4).&#13;
Penelitian ini akan dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Produksi Ternak Unggas, Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan Departemen Peternakan, Laboratorium Analisis Hasil Pertanian Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Laboratorium Ilmu Penyakit Tanaman Jurusan Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2023– Januari 2024.&#13;
	Penelitian ini menggunakan batang dan daun talas, larutan EM4 sebagai inoculum dan difermentasi selama 14 hari. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Kelima perlakuan tersebut terdiri dari perlakuan pertama (batang dan daun talas sebelum difermentasi), perlakuan kedua (batang dan daun talas + 0% larutan EM4), perlakuan ketiga (batang dan daun talas + 5% larutan EM4), perlakuan keempat (batang dan daun talas + 10% larutan EM4), perlakuan kelima (batang dan daun talas + 15% larutan EM4). Parameter yang diamati terdiri atas kualitas fisik yang meliputi warna, bau dan juga tekstur. Kualitas kimia yang meliputi uji pH, kadar air, protein kasar dan serat kasar. Kualitas mikrobiologi dengan melakukan uji TPC BAL. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan untuk hasil yang didapatkan berpengaruh nyata.&#13;
	Hasil penelitian ini dapat menunjukkan bahwa fermentasi batang dan daun talas menggunakan EM4 selama 14 hari jika dilihat dari uji kualitas fisik terjadi perubahan terhadap warna, aroma dan tekstur bahan. Secara statistik berpengaruh sangat nyata terhadap pH, kadar air dan serat kasar. Namun tidak berpengaruh terhadap protein kasar dan jumlah BAL. Penggunaan EM4 hingga kadar 15% pada proses fermentasi sudah mampu mendegradasi serat kasar akan tetapi belum mampu menaikkan kandungan protein kasar. Bahkan melalui uji mikrobiologi yang dilakukan terlihat bahwa perlakuan kontrol cenderung memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>125127</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-16 11:30:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-16 12:04:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>