PENGGUNAAN POLYETHYLENE GLYCOLE SEBAGAI MEDIA SIMULASI CEKAMAN KEKERINGAN TERHADAP VIABILITAS DANRNVIGOR BEBERAPA VARIETAS BENIH KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L.) PADA STADIA PERKECAMBAHAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGGUNAAN POLYETHYLENE GLYCOLE SEBAGAI MEDIA SIMULASI CEKAMAN KEKERINGAN TERHADAP VIABILITAS DANRNVIGOR BEBERAPA VARIETAS BENIH KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L.) PADA STADIA PERKECAMBAHAN


Pengarang

Aira Hafnizar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0805101050008

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

AIRA HAFNIZAR. "Penggunaan Polyethylene Glycole sebagai Media Simulasi Cekaman Kekeringan terhadap Viabilitas dan Vigor Beberapa Varietas Benih Kacang Tanah (4rachis hypogaea L.) pada Stadia Perkecambahan". Dibimbing oleh Halimursyadah dan Agam Ihsan Hereri masing-masing sebagai pembimbing utama dan anggota.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui varietas kacang tanah yang toleran terhadap cekaman kekeringan, serta untuk melihat keefektifan dari penggunaan PEG 4000 sebagai media simulasi terhadap cekaman kekeringan.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam-Banda Aceh, yang berlangsung sejak bulan September hingga November 2012.
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih kacang tanah terdiri dari 3 varietas Nasional (Tuban, Bima dan Bison) dan 1 varietas Lokal Aceh. Saban lain yang digunakan adalah PEG 4000, kertas merang, plastik dan aquades.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4 x 4, sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan. Masing-masing diulang sebanyak tiga kali, sehingga diperoleh 48 satuan percobaan. Faktor varietas terdiri dari 4 taraf, yaitu: Tuban, Bima, Bison dan Lokal Aceh. Faktor konsentrasi PEG terdiri dari 4 taraf, yaitu: kontrol, 3,5%, 11,6%, dan 18,1%. Peubah yang diamati adalah potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, kecepatan tumbuh relatif, indeks vigor, keserempakan tumbuh, panjang akar, panjang hipokotil dan berat kering kecambah normal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, kecepatan tumbuh relatif, dan panjang akar, serta berpengaruh nyata terhadap panjang hipokotil. Konsentrasi PEG berpen garuh sangat nyata terhadap potensi tumbuh maksimum, daya berkecam bah, kecepatan tumbuh relatif, indeks vigor, keserem pakan tumbuh, panjang akar, panjang hipokotil dan berat kering kecam bah normal. Terdapat interaksi antara penggunaan varietas dan konsentrasi PEG terhadap kecepatan tumbuh relatif, panjang akar dan panjang hipokotil benih kacan g tanah. Varietas Lokal Aceh direkomendasikan sebagai varietas yang toleran terhadap cekaman kekeringan. Varietas Bison dinyatakan sebagai varietas yang tidak toleran terhadap kekeringan. Varietas Bima direkomendasikan sebagai varietas yang toleran sedan g terhadap kekeringan, sedangkan varietas Tuban (toleran) digunakan sebagai varietas pembanding agar mempemudah dalam memperoleh varietas yang toleran terhadap cekaman kekeringan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK