Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEHILANGAN HASIL PASCA PANEN PADI (ORYTA SATIVA L.) PADA LAHAN IRIGASI DAN GAMBUT STUDI KASUS DI KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
Subhani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0805106010014
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2013
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penanganan pascapanen pa.di masih menyebabkan susut atau tingkat kehilangan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan angka kehilangan hasil pada tahapan penanganan pascapanen padi yang meliputi pemotongan, penumpukan, pengumpu.lan dan perontokan.
Penelitian kehilangan hasil pascapanen padi dilaksanakan pada lahan irigasi dan lahan gambut. Penelitian dilakukan terhadap padi siap panen dengan lahan seluas 10 x 10 m. Analisa data meliputi analisa kehilangan pada saat pemotongan, penumpukan, pengumpulan dan perontokan. Data hasil pengamatan disajikan dalam bentuk deskriptif. Kemudian, dilakukan analisis bubungan dengan menggunakan uji statistik koefisien korelasi kontingensi.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kehilangan pada saat pemotongan adalah 0,19% (0,62 kg/Ha) untuk lahan irigasi dan 0,12% (0,34 kg/Ha) untuk lahan gambut. Kehilangan pada saat penumpukan adalah 0,24% (0,80 kg/Ha) untuk lahan irigasi dan 0,22% (0,58 kg/Ha) untuk lahan gambut. Kehilangan pada saat pengumpu.lan adalah 1,70% (5,55 kg/Ha) untuk lahan irigasi dan 1,57% (4,12 kg/Ha) untuk lahan gambut. Kehilangan pada saat perontokan adalah 6,19% (77,93 kg/Ha) untuk lahan irigasi dan 5,49% (74,15 kg/Ha) untuk lahan gambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehilangan basil penanganan pascapanen pa.di pada agroekosistem lahan irigasi lebih besar dibandingkan kehilangan pada agroekosistem lahan gambut. Kehilangan yang terjadi masib tinggi yaitu 8,32% (84,90 kg/Ha) untuk lahan irigasi dan 7,4% (79,19 kg/Ha) untuk lahan gambut.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENGELOLAAN AIR DAN PEMBERIAN BIOCHAR TEMPURUNG KELAPA PADA TANAH GAMBUT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L.) (Mayang Fajarna, 2026)
PERBEDAAN STATUS PENGUASAAN LAHAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERLAKUAN USAHATANI DAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR (IKHSAN, 2015)
ANALISIS KOMPARATIF PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH PADA LAHAN BERIGASI TEKNIS DAN SETENGAH TEKNIS DI DESA SANGGET KECAMATAN GEULUMPANG BARO KABUPATEN PIDIE (Siswardi, 2020)
ANALISIS PENGEMBANGAN THRESHER DAN COMBINE HARVESTER UNTUK PRODUKTIVITAS PADI DI KABUPATEN PIDIE (ARFAT MIRZA, 2018)
PENANGANAN PANEN DAN PASCA PANEN DAN KAITANNYA DENGAN KARAKTERISTIK PETANI KOPI ARABIKA DI KECAMATAN ATU LINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH (Irwan Hidayah, 2016)