<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124964">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DAN BIAYA PERBAIKAN KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA DAN SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>JALAN IR. MOH. TAHER, LUENG BATA, KOTA BANDA ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Nadhila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jalan Ir. Moh. Taher, Lueng Bata, Kota Banda Aceh merupakan jalan kolektor primer dengan status jalan provinsi memiliki panjang total 3,32 km dan lebar 6 m. Ruas jalan yang menjadi objek penelitian memiliki panjang 1,5 km dari simpang Lueng Bata sampai batas Aceh Besar. Ruas jalan ini memiliki tingkat lalu lintas yang tinggi, karena terdapat tiga kantor instansi pemerintah serta dua sekolah yang berlokasi di sepanjang jalan. Akibatnya kondisi jalan menjadi rusak dan berdampak pada kelancaran kegiatan pengguna jalan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis kerusakan jalan dengan menggunakan metode Bina Marga dan Surface Distress Index (SDI) serta penanganan dan estimasi biaya perbaikan kerusakannya. Pengumpulan data penelitian ini berupa survei lalu lintas harian rata- rata (LHR) dan survei kerusakan jalan yang dibagi menjadi 100 m per segmen dengan total 15 segmen. Jenis kerusakan jalan yang terjadi di ruas jalan ini adalah retak-retak, alur, tambalan, lubang, kekasaran permukaaan dan amblas. Dengan persentase kerusakan yang paling dominan adalah alur 13,57% dan lubang 9,82%. Selanjutnya data diolah dan dianalisis menggunakan kedua metode untuk menentukan penanganan yang sesuai dan dilakukan perhitungan rencana anggaran biaya (RAB) untuk perbaikan. Dengan metode Bina Marga estimasi biaya yang dibutuhkan sebesar Rp. 1.477.698.000. Metode ini mencakup penanganan rekonstruksi sepanjang 100 meter (1 segmen), penanganan overlay sepanjang 400 meter (4 segmen), dan pemeliharaan rutin 1 km (10 segmen). Untuk metode SDI estimasi biaya yang dibutuhkan sebesar Rp. 1.090.951.000 mencakup penanganan rekonstruksi 100 meter (1 segmen) dan pemeliharaan rutin 1,4 km (14 segmen).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124964</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-14 13:58:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-15 12:25:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>