Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KESESUAIAN HABITAT ORANGUTAN SUMATERA (PONGO ABELII) MENGGUNAKAN WEIGHTED SUM DI KPH V GAYO LUES (STUDI KASUS: RESOR ENGELOLAAN HUTAN TRIPE JAYA)
Pengarang
Surya Devi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muhammad Rusdi - 197704012006041001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1905150020001
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Kehutanan (Gayo Lues) (S1) / PDDIKTI : 54254
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Orangutan Sumatera adalah salah satu spesies orangutan di Indonesia dan hanya dapat ditemukan di Pulau Sumatera. Orangutan sumatera merupakan spesies hewan yang telah masuk dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN) sebagai yang terancam punah. Populasi orangutan sumatera di Resort Pengelolaan Hutan Tripe Jaya telah mengalami penurunan sehingga perlu dilakukan analisis untuk mengetahui kesesuaian habitat orangutan sumatera di Resor Pengelolaan Hutan Tripe Jaya dengan analisis spasial menggunakan metode Weighted Sum. Weighted Sum merupakan metode yang sering digunakan untuk analisis kesesuaian serta mampu menimbang dan menggabungkan beberapa input untuk membuat analisis terintegrasi. Penelitian dilakukan di KPH V Gayo Lues dengan mengambil objek lokasi penelitian di Resor Pengelolaan Hutan Tripe Jaya. Pengumpulan data pada penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu data primer meliputi data observasi lapangan yang dikumpulkan berdasarkan perjumpaan langsung dengan keberadaan orangutan, jejak dan sarang orangutan. Pencarian keberadaan, jejak dan sarang dilakukan secara purposive sampling berdasarkan informasi dari masyarakat. Temuan sarang serta jejak keberadaan orangutan ditandai (marking) dan mencatat titik koordinatnya menggunakan GPS. Data Sekunder yang dikumpulkan adalah peta Administrasi Kecamatan Tripe Jaya Kabupaten Gayo Lues, peta ketinggian, peta curah hujan. Kesesuaian habitat orangutan di Resor Pengelolaan Hutan Tripe Jaya dipengaruhi oleh parameter ketinggian tempat dan curah hujan. Peta kesesuaian habitat orangutan sumatera di Resor Pengelolaan Hutan Tripe jaya terbagi menjadi tiga kelas. Kelas pertama yaitu kesesuaian tinggi dengan luas 7847,41 Hektar atau setara dengan 51% dari luas kawasan kajian, kedua yaitu kesesuaian sedang merupakan kawasan paling luas dengan luasan 3753,14 Hektar atau setara dengan 25% dari luas kawasan kajian dan yang ketiga yaitu kesesuaian rendah dengan luasan 3709,34 atau setara dengan 24% dari kawasan kajian.
The Sumatran orangutan is one of the orangutan species in Indoneis and can only be found on the island of Sumatra. The Sumatran orangutanis an animal species that has been included in the International Union for Conservation of Nature (IUCN) red list as endangered. The Sumatran orangutan population in Tripe Jaya Forest Management Resort has decreased, so it is necessary to analyze the suitability of Sumatran orangutan habitat in Tripe Jaya Forest Management Resort with spatial analysis using the Weighted Sum method. Weighted Sum is a method that is often used for suitability analysis and is able to weigh and combine several inputs to create an integrated analysis. The research was conducted in KPH V Gayo Lues by taking the object of the research location in Tripe Jaya Forest Management Resort. This research uses qualitative and quantitative methods that are presented descriptively. Data collection in this study is divided into two, namely primary data including field observation data collected based on direct encounters with orangutan presence, trails and nests. The search for orangutan presence, tracks and nests was carried out by purposive sampling based on information from the community. Nests and traces of orangutans were marked and their coordinates recorded using GPS. Secondary data collected were maps of Tripe Jaya Sub-district Administration of Gayo Lues Regency, altitude maps, rainfall maps. Orangutan habitat suitability in Tripe Jaya Forest Management Resort is influenced by the parameters of altitude and rainfall. The map of Sumatran orangutan habitat suitability in Tripe Jaya Forest Management Resort is divided into three classes. The first class is high suitability with an area of 7847.41 hectares or equivalent to 51% of the study area, the second is medium suitability is the most extensive area with an area of 3753.14 hectares or equivalent to 25% of the study area and the third is low suitability with an area of 3709.34 or equivalent to 24% of the study area.
IDENTIFIKASI CRYPTOSPORIDIUM SP. PADA ORANGUTAN SUMATERA (PONGO ABELII) DAN ORANGUTAN KALIMANTAN (PONGO PYGMAEUS) DI TAMAN SATWA SUMATERA UTARA (INDAH SERLY POHAN, 2022)
IDENTIFIKASI PAKAN ORANGUTAN SUMATERA ( PONGO APELII, LESSON, 1827 )DI KAWASAN HUTAN TRIPE JAYA (ALFARISI YUSFA, 2025)
MITIGASI KONFLIK ORANGUTAN SUMATERA (PONGO ABELII) DI KECAMATAN BAKONGAN, KABUPATEN ACEH SELATAN (ASYRAF FURQAN, 2024)
KARAKTERISTIK HABITAT MUSANG PEMAKAN BUAH KOPI (PARADOXURUS HERMAPHRODITUS PALLAS, 1777) DI HUTAN TRIPE JAYA KABUPATEN GAYO LUES (KURNIA HARIANTO, 2023)
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI ENTERIK PATOGEN PADA ORANGUTAN SUMATERA (PONGO ABELII) DI KEBUN BINATANG KINANTAN BUKITTINGGI (ORYONA ROMADHON, 2015)