<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124953">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KESESUAIAN HABITAT ORANGUTAN SUMATERA (PONGO ABELII) MENGGUNAKAN WEIGHTED SUM DI KPH V GAYO LUES (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>RESOR ENGELOLAAN HUTAN TRIPE JAYA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Surya Devi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Orangutan Sumatera adalah salah satu spesies orangutan di Indonesia dan hanya dapat ditemukan di Pulau Sumatera. Orangutan sumatera merupakan spesies hewan yang telah masuk dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN) sebagai yang terancam punah. Populasi orangutan sumatera di Resort Pengelolaan Hutan Tripe Jaya telah mengalami penurunan sehingga perlu dilakukan analisis untuk mengetahui kesesuaian habitat orangutan sumatera di Resor Pengelolaan Hutan Tripe Jaya dengan analisis spasial menggunakan metode Weighted Sum. Weighted Sum merupakan metode yang sering digunakan untuk analisis kesesuaian serta mampu menimbang dan menggabungkan beberapa input untuk membuat analisis terintegrasi. Penelitian dilakukan di KPH V Gayo Lues dengan mengambil objek lokasi penelitian di Resor Pengelolaan Hutan Tripe Jaya. Pengumpulan data pada penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu data primer meliputi data observasi lapangan yang dikumpulkan berdasarkan perjumpaan langsung dengan keberadaan orangutan, jejak dan sarang orangutan. Pencarian keberadaan, jejak dan sarang dilakukan secara purposive sampling berdasarkan informasi dari masyarakat. Temuan sarang serta jejak keberadaan orangutan ditandai (marking) dan mencatat titik koordinatnya menggunakan GPS. Data Sekunder yang dikumpulkan adalah peta Administrasi Kecamatan Tripe Jaya Kabupaten Gayo Lues, peta ketinggian, peta curah hujan. Kesesuaian habitat orangutan di Resor Pengelolaan Hutan Tripe Jaya dipengaruhi oleh  parameter ketinggian tempat dan curah hujan. Peta kesesuaian habitat orangutan sumatera di Resor Pengelolaan Hutan Tripe jaya terbagi menjadi tiga kelas. Kelas pertama yaitu  kesesuaian tinggi dengan luas 7847,41 Hektar atau setara dengan 51% dari luas kawasan kajian, kedua yaitu kesesuaian sedang merupakan kawasan paling luas dengan luasan 3753,14 Hektar atau setara dengan 25% dari luas kawasan kajian dan yang ketiga yaitu kesesuaian rendah dengan luasan 3709,34 atau setara dengan 24% dari kawasan kajian.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124953</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-13 10:51:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-15 11:47:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>