ILLNESS PERCEPTION PASIEN GAGAL JANTUNG DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ILLNESS PERCEPTION PASIEN GAGAL JANTUNG DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

ELSA FITRIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Halimuddin - 196706261990011001 - Dosen Pembimbing I
Jufrizal - 198411082019031008 - Dosen Pembimbing III



Nomor Pokok Mahasiswa

2012101010131

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.129

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Gagal jantung atau heart failure menjadi penyebab utama kualitas hidup yang buruk, serta morbiditas dan mortalitas yang tinggi secara global. Kegagalan jantung dalam menjalankan fungsinya akan membuat keterbatasan fisik pada pasien yang mempengaruhi persepsi pasien terhadap penyakit yang dijalani dan akan membentuk perception tentang apa yang terjadi oleh individu tentang penyakitnya, dan tentang bagaimana pasien memahami gejala serta kondisi penyakitnya. Jika menghadapinya dengan positif maka akan baik pula kualitas hidupnya, artinya persepsi yang baik akan membawa seseorang ke dalam adaptasi yang positif dan patuh akan perawatan, begitu juga sebaliknya persepsi yang negatif akan membawa seseorang pada kondisi yang buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui illness perception pasien gagal jantung di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Sampel penelitian 155 pasien gagal jantung di Poliklinik Penyakit Jantung yang ditetapkan berdasarkan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ). Hasil analisis data menunjukkan mayoritas pasien gagal jantung memiliki illness perception positif sebanyak 91,6% dan negatif 8,4%. Item skor B-IPQ paling tinggi adalah treatment control, yang menjelaskan bahwa pengobatan yang dijalani sangat membantu pasien. Saran dalam penelitian ini perlunya untuk memperhatikan illness perception, dengan memberikan edukasi tentang persepsi positif terhadap penyakit melalui pendidikan kesehatan

Heart failure significantly impacts quality of life, morbidity, and mortality globally. When the heart fails to function effectively, patients experience physical limitations that influence their perception of the illness. This perception shapes their understanding of the illness, symptoms, and overall condition. A positive perception can enhance quality of life by promoting positive adaptation and treatment adherence, whereas a negative perception can worsen outcomes. This study aimed to assess the illness perception among heart failure patients at dr. Zainoel Abidin Regional Public Hospital of Banda Aceh. This quantitative study was conducted by means of a descriptive survey method. 155 heart failure patients from the Cardiac Polyclinic were chosen as the samples through accidental sampling. The research instrument was the Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ). The data analysis revealed that 91.6% of the patients had a positive illness perception while 8.4% had a negative perception. The highest B-IPQ score was for treatment control, indicating that patients felt their treatment was highly beneficial. This study suggests the importance of addressing illness perception by providing health education to foster positive perceptions of the illness.

Citation



    SERVICES DESK