<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="124937">
 <titleInfo>
  <title>PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PERTAMBANGAN MINERAL TANPA IZIN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI CALANG).</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FADHIL HENDRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara menyatakan bahwa: Setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah). Meskipun sudah diancam dengan hukuman tersebut, namun masih banyak terdapat penambangan tanpa izin di wilayah hukum Pengadilan Negeri Calang. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan hambatan terhadap tindak pidana pertambangan  Mineral  tanpa izin  di  wilayah  Hukum Pengadilan  Negeri  Calang  dan  untuk  menjelasakan  proses  penegakan  hukum tindak pidana pertambangan Mineral tanpa izin di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Calang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini diketahui bahwa hambatan terhadap tindak pidana pertambangan mineral tanpa izin ini yang pertama adalah jarak lokasi, kedua kurangnya sumber daya, dan ketiga masyarakat setempat. Proses penegakan hukum terhadap tindak pidana penambang illegal di wilayah pengadilan negeri Calang sudah berjalan sesuai dengan peraturan yang menyebabkan terjadinya penurunan kasus tindak pidana pertambangan Mineral tanpa izin tiap tahunnya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>124937</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-07-12 20:03:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-07-15 09:52:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>